Intelijen AS Bantah Isu Rusia Bayar Taliban untuk Bunuh Tentara AS

0
111

Washington,LiputanIslam.com-Biro intelijen AS menepis berita New York Times yang menyatakan bahwa Rusia membayar Taliban untuk membunuh Tentara AS.

Menurut laporan kantor berita TASS, hal ini diumumkan Presiden AS Donald Trump dalam laman Twitter-nya hari ini.

“Komunitas Intelijen AS melapor kepada saya bahwa berita (New York Times) ini tidak bisa dipercaya. Sebab itu, mereka tidak melaporkannya kepada saya atau wapres,”cuit Trump.

Trump mengklaim, ada kemungkinan laporan New York Times adalah salah satu muslihat buatan Rusia, atau hoaks dari majalah “The New York Times Book Review” yang berniat mendiskreditkan Republik.

Sebelum ini, New York Times mengutip dari sumber anonim badan intelijen AS bahwa Rusia mengadakan sayembara untuk Taliban guna menyerang Tentara AS. Harian AS itu tidak menyebutkan satu pun bukti atas berita tersebut.

New York Times mengklaim, Trump telah dikabari tentang informasi ini. Dewan Keamanan Nasional AS juga telah membahas masalah ini dalam sebuah pertemuan di akhir Maret lalu.

Berita ini telah dibantah keras oleh Kemenlu Rusia. Kedubes Rusia meminta agar Washington merespons tegas ancaman-ancaman terhadap para diplomat Rusia pasca tersebarnya berita ini. (af/alalam)

Baca Juga:

AS di Balik Upaya Perang Saudara di Irak

Hina Hakim Lebanon, Dubes AS: Vonis Ini Gila!

DISKUSI: