Ibu-ibu Para Korban Penculikan di Yaman Tuntut Pembebasan Anak-anak Mereka

0
133

Aden,LiputanIslam.com-Himpunan Ibu Korban Penculikan Yaman kembali menuntut kejelasan nasib anak-anak mereka, yang ditahan dan berada di penjara yang dikuasai UEA di Provinsi Aden, selatan Yaman.

Menurut laporan Arabi21, ibu-ibu tersebut berkumpul di depan markas Koalisi Saudi di kota al-Buraiqa, Aden. Mereka menuntut agar anak-anak mereka dibebaskan dari penjara Beir Ahmad.

Himpunan ini dibentuk pada tiga tahun lalu. Tujuannya adalah mengurangi penderitaan ibu-ibu para tahanan dan korban penculikan. Himpunan ini menyatakan,”Ada 40 korban penculikan yang berada di penjara Beir Ahmad. Sejak 2016 hingga kini, tak ada kabar tentang mereka atau kondisi kesehatan mereka.”

Dalam statemennya, himpunan ini meminta agar para tahanan tersebut segera dibebaskan, terutama di tengah pandemi Corona.

Himpunan ini juga mengabarkan, ibu dari dua korban penculikan telah meninggal beberapa pekan lalu, setelah menunggu kepulangan anak-anaknya selama 4 tahun tanpa hasil.

Lembaga-lembaga hukum dan kemanusiaan, baik internasional atau domestik, diminta oleh himpunan ini agar mengusahakan pembebasan para tahanan.

Pada Maret 2018 lalu, Kejaksaan Aden telah memerintahkan pembebasan para tahanan di Beir Ahmad, yang belum terbukti melakukan tindak pidana. Namun hingga kini perintah tersebut belum dilaksanakan.

Menurut laporan badan-badan hukum internasional, termasuk Human Rights Watch (HRW), di Aden ada penjara-penjara rahasia nonresmi. Penjara-penjara tersebut melarang kunjungan untuk para tahanan di sana. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

PBB Hapus Koalisi Arab dari Daftar Hitam, Begini Kecaman Ansarullah Yaman

Ansharullah: Konferensi Bantuan untuk Yaman Tunjukkan Watak Pengemis Para Agresor

DISKUSI: