Hubungan UEA-Israel di Ambang Krisis, Tel Aviv Revisi Kesepakatan Minyak dengan Abu Dhabi

0
391

AbuDhabi,LiputanIslam.com-Harian Israel, Haaretz, pada hari Jumat (23/7) mengabarkan, PM Israel Naftali Bennett dan Menlu Yair Lapid akan mengkaji ulang kesepakatan minyak dengan UEA.

Usai normalisasi hubungan Abu Dhabi-Tel Aviv, sebuah perusahaan minyak Israel menjalin kesepakatan dengan UEA yang memungkinkan Abu Dhabi untuk mengekspor minyak ke seluruh dunia melalui Palestina Pendudukan.

Mengutip dari Haaretz, harian al-Arabi al-Jadid melaporkan bahwa Kementerian Energi Israel secara terang-terangan menyatakan, kesepakatan ini tidak membantu kepentingan Israel dan tak berguna bagi warga serta ekonomi Israel. Israel diklaim tidak akan merugi jika kesepakatan ini dibatalkan.

Kabinet Israel memutuskan untuk merevisi kesepakatan ini menyusul penentangan dari Kementerian Lingkungan Hidup terhadap kerja sama ini.

Berdasarkan riset Kementerian Lingkungan Hidup Israel, pemindahan minyak UEA melalui pelabuhan Eylat dan Ashdod, mulai dari terumbu karang Eylat hingga gurun-gurun Palestina dan Ashdod akan membahayakan lingkungan hidup di kawasan-kawasan tersebut.

Sebelum ini, seorang pejabat tinggi UEA mengatakan kepada Israel Hayom, bahwa jika kesepakatan ini dibatalkan, hubungan kedua belah pihak akan memasuki tahap krisis.

Pejabat anonim UEA ini berpendapat, pembatalan kerja sama ini bisa membahayakan perjanjian normalisasi hubungan antaran Abu Dhabi dan Tel Aviv. (af/alalam)

Baca Juga:

Menhan Yaman: Pembela Negara Tak Bisa Disebut Teroris

Israel Sebut Rusia Ada di Balik Kegagalan Serangan Israel ke Suriah

DISKUSI: