Hina Bangsa Irak, Situs Berita AS “Diberi Pelajaran”

0
309

Bagdad,LiputanIslam.com- Akibat penghinaan yang dilakukan oleh situs kanal berita AS kepada bangsa Irak saat meliput berita mengenai perang di Ukraina, hacker Irak meretas situs CBS News dan melumpuhkannya.

Peretas mencantumkan tulisan “The History Came dan Iraq Came” dalam situs CBS News, yang menjelaskan tentang sejarah dan kekayaan budaya Negeri Seribu Satu Malam. Hal tersebut diumumkan oleh Staf Keamanan Siber di Pusat Elektronik DMC Irak, Muammal Ahmad Shakiri.

Menurutnya, tidak hanya melakukan serangan ke situs berita itu, para peretas juga mengutuk terjadinya peperangan.

Saat meliput berita Ukraina beberapa hari lalu, bangsa Irak telah dihina secara langsung oleh jurnalis CBS News. Dia berpendapat bahwa Ukraina beda dari Afghanistan, Suriah, dan Irak, dengan alasan bahwa negara Eropa lebih beradab.

BBC Inggris pun turut membuat narasi yang bertujuan untuk menghina bangsa Irak serta negara-negara Muslim di Timteng lainnya. Hal tersebut tentu menimbulkan reaksi keras dari warga Irak.

Selama terjadinya perang Ukraina, muncul penghinaan media-media barat yang ditujukan untuk warga Timteng. Dara Abdullah, seorang aktivis media dari Kurdi Irak telah memposting hinaan-hinaan itu dalam laman pribadinya. Banyak komentar bermunculan dalam postingannya dan langsung ditanggapi olehnya dengan berkata, “Timbulnya peperangan diakibatkan oleh ulah Negara-Negara Barat ini”

Berdasarkan informaasi yang ada, di antara media-media Barat yang melakukan penghinaan adalah BBC Inggris, majalah Inggris Telegraph, CBS AS, dan televisi Prancis BMF. (af/fars)

Baca Juga:

AS Pasok Senjata-senjata Modern untuk ISIS di Irak

Absurditas Politisasi Dunia Olahraga pada Kasus Krisis Ukraina

DISKUSI: