Havana Kritik AS yang Tak Tanggapi Serangan ke Kedubes Kuba di Washington

0
120

Havana,LiputanIslam.com-Menlu Kuba, Bruno Rodriguez Parrilla menyebut diamnya AS usai Kedubes Kuba diserang sebagai “hal yang mencurigakan.”

Dilansir situs CJTN, Rodriguez pada hari Selasa (12/5) menyebut serangan ke Kedubes Kuba di Washington sebagai “hasil dari kebijakan AS yang menebar kebencian terhadap negaranya.”

Pada 30 April lalu, seorang pria bersenjata keturunan Kuba-Amerika memberondong gedung Kedubes Kuba dengan peluru, sebelum akhirnya ia ditangkap aparat keamanan.

Pemerintah Kuba mengumumkan, tak satu pun dari 10 diplomat di Kedubes yang mengalami cedera. Para pejabat Kuba telah memublikasikan bukti-bukti keterkaitan pelaku dengan kelompok anti-Kuba yang bermarkas di Miami.

Menurut Kementerian Luar Negeri Kuba, hingga kini telah terjadi 20 serangan terhadap para diplomat negara itu di wilayah AS. Sebelas dari mereka dilaporkan tewas akibat serangan teror tersebut.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel merespons serangan di Washington dengan mengunggah cuitan di Twitter. Ia menulis,”Semua negara harus melindungi misi-misi diplomatik berdasarkan Konvensi Wina terkait hubungan diplomatik.”

Sejak Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS, hubungan Havana dan Washington terus mengeruh secara signifikan. (af/alalam)

Baca Juga:

Iran Sebut Pemerintah AS Tak Becus Hadapi Wabah Covid-19

Trump Kirim Mata-mata ke Pentagon, Untuk Apa?

DISKUSI: