Hamas Kecam Pengadilan atas Tokoh-tokoh Palestina di Saudi

0
98

Gaza,LiputanIslam.com-Pengadilan pidana Saudi pada hari Minggu (8/3) mulai mengadili sejumlah warga Palestina dan Yordania yang menetap di negara tersebut.

Orang-orang tersebut telah berada di penjara selama lebih dari 9 bulan. Mereka terdiri dari tokoh akademisi, dokter, insinyur, dan selainnya. Saudi mendakwa mereka atas penerimaan uang secara ilegal dan pendirian lembaga-lembaga yang tak memiliki izin.

Seorang warga Gaza, Abdul Majid al-Khudri, mengkonfirmasi bahwa saudaranya, Muhammad (81 tahun), dan keponakannya, Hani, diadili untuk pertama kalinya sejak ditangkap pada April 2019 lalu. Muhammad al-Khudri sendiri merupakan salah satu pejabat senior Hamas.

“Pengadilan menjatuhkan dua dakwaan kepada mereka, yaitu hubungan dengan organisasi teroris dan pengumpulan dana ilegal,”kata Abdul Majid.

Hamas pada 9 September 2019 mengkonfirmasi penahanan al-Khudri dan anaknya di Saudi. Menurut Hamas, al-Khudri selama hampir dua dekade bertanggung jawab untuk mengatur hubungan Hamas dengan Saudi. Dia juga memiliki sejumlah posisi kunci lain di struktur keorganisasian Hamas. Al-Khudri ditangkap bersama beberapa warga Palestina yang bermukim di Saudi.

Sejak masa penangkapan, para pejabat Saudi sama sekali tidak memberikan penjelasan apa pun terkait masalah ini.

Hazim Qasim (jubir Hamas) dalam wawancara dengan al-Mayadeen, Minggu malam (8/3) mengecam keras penangkapan dan pengadilan atas tokoh-tokoh Palestina.

“Tugas kebangsaan dan kesukuan Saudi adalah memuliakan orang-orang tersebut, bukan malah mengadili mereka dengan cara seperti ini,”kata Qasim.

“Tiap orang Muslim mesti memperkuat masalah Palestina dan mendukungnya, bukan memperlemah perlawanan Palestina dengan pengadilan-pengadilan semacam ini,”tandasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Pompeo dan Kushner Disebut Berperan dalam Penangkapan Para Pangeran Saudi

Kerajaan Saudi Mulai Bebebaskan Para Pangeran Senior Yang Ditangkap

DISKUSI: