Hamas Beri Tenggat Waktu 2 Bulan kepada Israel untuk Akhiri Blokade Gaza

0
101

Gaza,LiputanIslam.com-Anggota Kantor Politik Hamas, Khalil al-Hayya, mengumumkan, kelompoknya memberikan waktu 2 bulan kepada Rezim Zionis untuk mengakhiri blokade di Gaza.

Kepada Radio Shaut al-Aqsa, al-Hayya mengatakan bahwa Gaza tidak menerima jika harus mengalami kekurangan perangkat medis untuk menghadapi pandemi Corona. Menurutnya, Kelompok Perlawanan sanggup melancarkan serangan yang akan mengirim semua orang Zionis ke tempat perlindungan.

“Kami tidak menerima jika harus ada kematian lagi selain yang disebabkan blokade,”tegas al-Hayya.

Baru-baru ini, Hamas berbicara dengan Koordinator Khusus PBB, Nickolay Mladenov, terkait blokade Gaza dan penderitaan para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel. Hamas menuntut agar PBB segera mengatasi masalah ini.

Sementara itu, harian Arabi21 mengutip dari sejumlah sumber, bahwa Sekjen Komite Eksekutif Fatah Jibril Rajoub akan bertemu para petinggi Hamas di Turki.

Menurut laporan Arabi21, tujuan dari pertemuan tersebut adalah pembahasan tentang “kepemimpinan gabungan.”

Baru-baru ini, Rajoub dalam wawancara dengan media menyatakan, perundingan Fatah-Hamas tengah berlangsung, yang tujuannya adalah mengakhiri perselisihan dan mewujudkan rekonsiliasi berdasarkan partisipasi dan perlawanan rakyat.

Rencananya, kelompok-kelompok Palestina esok hari akan memulai program nasional mereka guna melawan normalisasi hubungan dengan Israel. (af/alalam)

Baca Juga:

Hamas : Visi Kami Sama dengan Visi Hizbullah

Palestine Foundation Luncurkan Kampanye Lawan Israel, Perampok al Quds

DISKUSI: