Gedung Putih: Biden Tak Menyesal Sebut Putin “Pembunuh”

0
767

Washington,LiputanIslam.com-Jubir Gedung Putih, Jennifer Psaki dalam jumpa pers Kamis (18/3) menyatakan, Presiden AS Joe Biden tidak merasa menyesal setelah menyebut Vladimir Putin sebagai “pembunuh.”

Menanggapi pernyataan kontroversial Biden terhadap Presiden Rusia saat diwawancarai stasiun televisi ABC, Psaki berkata,”Presiden Biden tidak menyesal telah menyebut Presiden Putin sebagai pembunuh. Presiden hanya secara terbuka menjawab sebuah pertanyaan yang blak-blakan.”

Dalam wawancara panjang dengan stasiun televisi ABC News pada Selasa (16/3) lalu, Biden menyebut Putin sebagai “pembunuh”. Ia pun mengklaim bahwa Putin akan menerima ganjaran “lantaran mengintervensi Pilpres AS”.

Saat presenter ABC News berkata, ”Anda mengenal Vladimir Putin. Apakah menurut Anda dia seorang pembunuh?” Biden menjawab, ”Saya rasa demikian.”

Menanggapi pernyataan Biden, Presiden Rusia Vladimir Putin mengundangnya untuk berdialog dalam sebuah siaran langsung.

Bicara soal hubungannya dengan Presiden AS, Putin berkata, ”Saat kami berbicara via telepon terakhir kali, dia lah yang pertama kali menghubungi. Saya ingin mengundang Presiden Biden untuk melanjutkan dialog. Namun syaratnya, kami harus melakukannya secara live, tanpa adanya jeda (dalam pembicaraan), langsung, dan terbuka.”

“Menurut saya, (dialog) ini akan sangat menarik bagi warga Rusia, AS, juga warga negara-negara lain,” kata Putin dalam wawancara dengan Russia24, Kamis 18 Maret malam.

Presiden Rusia bahkan mengutarakan kesiapannya untuk melakukan dialog besok (Jumat ini) secara langsung dengan koleganya dari AS tersebut. (af/alalam)

Baca Juga:

Netanyahu: Problem Utama Keamanan Israel adalah Iran

Begini Cara Putin Tanggapi Hinaan Biden kepada Dirinya

DISKUSI: