Gantz: Kebijakan Netanyahu Rugikan Proyek Israel Bendung Program Nuklir Iran

0
409

Tel-Aviv,LiputanIslam.com- Menteri Perang Israel, Benny Gantz mengomentari strategi mantan PM Benyamin Netanyahu ketika menghadapi program nuklir Iran serta menyebutnya “tidak profesional”. Komentar ini dikemukakan Gantz dalam konferensi pra-Pemilu yang diadakan oleh situs Maariv.

Gantz berkata,“Netanyahu selaku Ketua Partai Likud  di masa jabatannya sebagai PM Israel lebih menjalankan ‘program kehumasan’ dibanding tindakan-tindakan praktis.”

Menteri Perang Israel tidak sependapat dengan kebijakan Netanyahu dalam menghadapi program nuklir Iran. Ia mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan Netanyahu “merugikan perang Israel terhadap program nuklir Iran”. Gantz juga menambahkan, program nuklir Iran merupakan masalah utama yang dihadapi Israel.

“Walaupun mendapat penentangan dari Presiden (Barack) Obama, Netanyahu tetap berpidato di Kongres (AS) pada tahun 2015. Itu menjadi titik kesalahan manajemen tersebut. Keputusan itu adalah sebuah langkah keliru yang pertama kali terjadi dalam hubungan Israel-AS,” kata Gantz.

Ia menambahkan bahwa pada 2018, yaitu sebelum Donald Trump ditekan untuk keluar dari JCPOA, Netanyahu tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan perangkat keamanan Rezim Zionis. Netanyahu juga tidak menyiapkan mukadimah-mukadimah diplomatik, ekonomi, atau militer untuk keluarnya AS dari kesepakatan nuklir. Justru, Netanyahu melakukan drama kehumasan dan sandiwara-sandiwara untuk media.

Netanyahu telah melakukan banyak tindakan untuk menghalangi program nuklir Iran, selama menjabat sebagai PM Israel.

Belum lama ini, Netanyahu dalam buku barunya menunjukkan idenya kepada Presiden Barack Obama untuk menyerang fasilitas nuklir Iran pada 2013.

Ini adalah kali pertama Netanyahu mengonfirmasi laporan-laporan tentang permintaan Tel Aviv kepada Washington untuk menyerang Iran.

Dalam buku “Bibi: My Story” tersebut, Bibi alias Netanyahu mengajukan permintaan tersebut saat Obama mengunjungi Tanah Pendudukan. Menurut Haaretz, dari narasi Netanyahu bisa disimpulkan bahwa itu bukan kali pertama ia mengajukan usul tersebut.

Obama menolak usulan tersebut dan berkata, ”Tidak ada yang menyukai Goliath. Saya tidak ingin menjadi gorila seberat 800 pon yang berjalan dengan congkak di dunia. Sudah lama kita berperilaku seperti ini,” tulis Netanyahu.  (af/fars)

Baca Juga:

Iran Bantah Klaim Keberadaan Orang Iran di Krimea untuk Bantu Rusia Gunakan Drone

Ansharullah Ancam Lancarkan Serangan Balasan Darat, Laut, dan Udara

 

DISKUSI: