Dubes UEA: Para Pemuda Arab Tak Berminat Soal Penyelesaian Isu Palestina!

0
78

AbuDhabi,LiputanIslam.com-Dalam pertemuan di Lembaga Riset Keamanan Nasional Israel di Washington, Dubes UEA untuk AS, Yousef Otaiba mengungkap kegembiraannya atas normalisasi hubungan Abu Dhabi dengan Tel Aviv.

Saat ditanya tentang hubungan dengan Qatar, ia menjawab bahwa krisis Qatar tidak akan segera menemukan solusi, lantaran Doha enggan untuk mempertimbangkan ulang pendiriannya.

Dikutip dari harian transregional al-Quds al-Arabi, Otaiba mengklaim bahwa Qatar masih tidak mau berkompromi dan memainkan peran sebagai “korban.”

Dubes UEA lalu mengklaim keberadaan dua kutub di Timur Tengah, dan mengatakan,”Satu kutub adalah Qatar, Turki, dan Iran yang mengarahkan agama kepada semua hal, mendukung radikalisme, dan bermain-main dengan masa lalu. Yang kedua adalah ‘kutub beradab’ yang meliputi UEA, Bahrain, Mesir, dan UEA, yang selalu memandang masa depan. Secara keseluruhan, kondisi ini mirip dengan konfrontasi antara Komunisme dan Kapitalisme.”

Otaiba lalu bicara soal hubungan negaranya dengan Israel, yang dinilainya sebagai hubungan hangat pasca diresmikannya kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Komunitas Arab, terutama generasi muda, sudah tidak peduli soal konflik dengan Israel atau Solusi Dua Negara (untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel),”ujarnya.

“Minat para pemuda Arab untuk menyelesaikan isu Palestina kian berkurang, menyusul munculnya masalah-masalah lebih urgen yang menyibukkan benak mereka, seperti biaya hidup, korupsi, dan peluang kerja. Bagi generasi muda Arab, perhatian terhadap isu Palestina hanya menempati peringkat ketujuh, bahkan tidak masuk dalam peringkat lima besar!”

Ditujukan kepada para Zionis, Otaiba berkata,”Optimislah terhadap hubungan ini. Saya berharap kalian juga tak sabar untuk mengenal masyarakat, sejarah, dan norma-norma kami, bukan hanya untuk menyaksikan gedung-gedung mewah dan bandara-bandara indah kami.”

UEA dan Bahrain pada 15 September lalu meneken normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis di Gedung Putih. Langkah ini menuai hujatan keras masyarakat Islam dan Arab yang membela Palestina. (af/fars)

Baca Juga:

Proyek UEA-Israel, Pembukaan Perlintasan Laut antara Pelabuhan Eilat dan Jeddah

[Berita Gambar] Pasukan Israel Menangkap Lebih dari 400 Warga Palestina pada Bulan Oktober

DISKUSI: