Dubes Rusia Cibir Klaim AS Soal Serangan ke Ukraina saat Olimpiade

0
363

Washington,LiputanIslam.com-Dubes Rusia untuk AS, Anatoly Antonov menepis rumor bahwa Rusia akan menyerang Ukraina saat Olimpiade Musim Dingin China berlangsung.

“Peringatan serius Pemerintahan Joe Biden bahwa Moskow mungkin akan mengeluarkan perintah serangan ke Ukraina saat atau setelah Olimpiade Musim Dingin di China tidak ada dasarnya. Washington merilis klaim-klaim ini tanpa bukti,”kata Antonov kepada Newsweek.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan pada Jumat malam melayangkan peringatan kepada seluruh warga AS. Dia meminta agar mereka segera meninggalkan Ukraina dalam tempo 48 jam.

“Sekarang bahaya sudah sangat besar. Ancaman sudah sangat dekat dan ini menuntut kehati-hatian,” ujar Sullivan dalam jumpa pers di Gedung Putih.

“Kita berada dalam situasi yang jika (Presiden Rusia) Vladimir Putin mengeluarkan instruksi kapan saja, bisa saja serangan (ke Ukraina) akan dimulai. Serangan ini bisa saja terjadi di saat berlangsungnya Olimpiade (Musim Dingin China),” imbuh Sullivan.

“Kami rasa, tidak mustahil Rusia akan melancarkan serangan kilat ke Kiev. Saat ini, lebih dari 100 ribu serdadu Rusia ditempatkan di perbatasan Ukraina.”

“Kami tidak bisa menentukan tanggal dan jam serangan Rusia ke Ukraina. Namun ada kemungkinan nyata untuk hal ini. Jika Moskow memutuskan untuk menyerang Ukraina, ia pasti akan menemukan dalih untuk itu,” kata Sullivan.

Menanggapi klaim-klaim ini, Kemenlu Rusia mengumumkan, negara ini menjadi sasaran serangan media yang menargetkan tuntutan-tuntutan Moskow terkait jaminan keamanan.

Kemenlu Rusia menambahkan, Gedung Putih merilis statemen-statemen berlebihan dan didramatisasi terkait situasi Ukraina. (af/fars/alalam)

Baca Juga:

Wakil Rusia Kecam Propaganda Soal ‘Invasi ke Ukraina’

Biden Nyatakan AS Tak akan Tempatkan Pasukannya di Ukraina

DISKUSI: