Dokter Muslim Inggris Gugur di Garis Terdepan Perangi Corona

0
316

London,LiputanIslam.com-Seiring dengan penyebaran virus mematikan Corona di Inggris, kaum Muslim di negara itu, terutama para dokter Muslim, berada di garis terdepan untuk melawan Corona.

Para dokter Muslim ini, yang kebanyakan adalah imigran, merawat warga Inggris yang terinfeksi Corona, walau harus mengorbankan nyawa mereka.

Adil el-Tayar (asal Sudan), Habib Zaidi (asal Pakistan), Amged el-Hawrani (asal Sudan), dan Alfa Saadu adalah para dokter Muslim yang meninggal setelah mengabdi kepada masyarakat Inggris.

Semua dokter ini memilih untuk terlibat langsung dalam memerangi Corona dan melayani para pasien di rumah-rumah sakit Inggris.

Kaum imigran di Inggris, terutama kalangan Muslim, dalam beberapa tahun terakhir menjalani masa-masa sulit. Ini disebabkan gelombang Islamiphobia di negara monarki itu, yang disuarakan bahkan oleh Perdana Menteri Boris Johnson.

Berdasarkan statistik Dinas Kesehatan dan Pengobatan Inggris, dari 5 dokter di negara itu, salah satunya adalah orang non-Inggris yang berimigrasi ke Negeri Ratu Elizabeth.

Yang patut diperhatikan adalah, media dan koran-koran Inggris seperti BBC, Guardian, dan Independent sama sekali tidak menyinggung para dokter Muslim yang meninggal dalam perang melawan Corona itu.

Nama Muslim selalu disandingkan media-media tersebut dengan kata teroris dan kekerasan, juga kerap menyebut kaum Muslim dalam konteks negatif. (af/mashregh)

Baca Juga:

Iran Sebut “Virus Trump” Lebih Berbahaya Daripada Covid-19

Pasukan Chad Bunuh 1000 “Jihadis” Boko Haram

DISKUSI: