Quds,LiputanIslam.com-Militer Israel menangkap seorang wanita Palestina berusia 50 tahun. Dia ditangkap lantaran diklaim berusaha melakukan penyerangan terhadap orang-orang Zionis.

Dikutip dari situs al-Watan Voice, wanita tersebut ditangkap di jalan Sultan Sulaiman, kota Quds (Yerusalem) di dekat gerbang Bab al-Amud.

Kendati militer Rezim Zionis mengklaim wanita itu berupaya menyerang dengan senjata tajam, namun tidak ada laporan jatuhnya korban dalam insiden itu.

Naftali Bennett (menteri perang Israel) bulan ini menandatangani aturan yang jelas merugikan warga Palestina. Berdasarkan aturan itu, Rezim Zionis memerintahkan penutupan rekening bank warga Palestina yang salah satu anggota keluarga mereka dituduh sebagai teroris oleh pengadilan Israel.

Ini bukan langkah anti-Palestina pertama Bennett. Sebelum ini, menteri perang baru Israel itu memerintahkan tentara rezim ini untuk tidak mengembalikan jenazah syuhada Palestina, tanpa memandang ke kelompok mana mereka berafiliasi.

Sebelum aturan ini, serdadu Rezim Zionis dituduh secara sengaja membunuhi warga Palestina yang terluka dan menghalang-halangi pengembalian jasad mereka ke keluarga. Di tahun 2016 lalu, Human Rights Watch dalam laporannya menyatakan, foto-foto yang menunjukkan serdadu Israel menembak seorang pemuda Palestina yang terluka, adalah bukti adanya “kekebalan hukum atas kejahatan perang yang dilakukan militer Israel.” (af/fars)

Baca Juga:

Iran Imbau Negara-Negara Lain Tidak Mempolitisir Insiden Pesawat Ukraina

Pemerintahan Trump Mendadak Batalkan Sidang Soal Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*