Pemerintahan Trump Mendadak Batalkan Sidang Soal Iran

0
159

Washington,LiputanIslam.com-Kantor berita CNN melaporkan, pemerintahan Donald Trump secara tiba-tiba membatalkan 4 sidang laporan tertutup soal Iran ke Kongres.

Dalam laporannya hari Kamis (16/1), CNN mengabarkan, pemerintah AS tidak memberikan penjelasan atau hanya sedikit menjelaskan alasan pembatalan tersebut.

Para anggota DPR dan Senat AS menyatakan kepada CNN, kemenlu AS telah membatalkan dua pertemuan yang rencananya diadakan hari Rabu kemarin.

Rencananya, para anggota kongres akan menerima laporan tentang keamanan kedubes-kedubes AS, juga laporan tentang kebijakan pemerintahan Trump terkait Iran dan izin penggunaan pasukan militer.

Dalam sebuah rapat tertutup lain, sejumlah pejabat FBI juga berencana menyampaikan laporan kepada anggota DPR AS tentang beberapa isu kontraintelijen terkait Iran. Namun rapat itu juga dibatalkan di detik-detik terakhir. Alasan pembatalan tidak diketahui. Namun menurut sejumlah sumber, rapat itu akan diadakan akhir pekan ini.

Pihak FBI juga enggan menjawab pertanyaan CNN soal alasan pembatalan rapat tersebut.

Selain rapat-rapat di atas, rapat laporan Pentagon kepada komite pelayanan angkatan bersenjata DPR AS juga dibatalkan Kamis ini.

John Reid (pejabat senior Pentagon) direncanakan akan memberikan laporan itu. Seorang juru bicara Pentagon mengaku, instansinya tengah mencari opsi waktu lain untuk mengadakan rapat itu.

Chris Murphy (senator dari Demokrat) mengatakan, Gedung Putih berperan dalam pembatalan mendadak sidang hari Rabu kemarin.

Murphy beserta 7 senator Demokrat lain meminta kantor keamanan nasional AS untuk menjelaskan bukti-bukti yang melemahkan klaim Trump dan Pompeo terkait alasan pembunuhan Qassem Soleimani, juga klaim akan adanya serangan ke kedubes-kedubes AS.

CNN pada hari Senin lalu (13/1) melaporkan, para pejabat kemenlu AS, yang bertanggung jawab menjaga keamanan kedubes AS di Irak, menyatakan tidak tahu menahu soal ancaman serangan ke 4 kedubes AS. Pernyataan ini tentu melemahkan klaim Trump yang berusaha menjustifikasi pembunuhan Soleimani. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Noam Chomsky: Pembunuhan Soleimani Merupakan Contoh Tindakan Teroris

Sekretaris AD AS Nyatakan Kemampuan Iran Membunuh Tentara AS Meningkat

DISKUSI: