Dikudeta Tentara, Presiden Mali Nyatakan Mundur

0
110

Bamako,LiputanIslam.com-Dikutip Tasnim dari televisi pemerintah Mali, Ibrahim Boubacar Keita menyatakan mundur dari jabatan presiden, menyusul penahanannya oleh pihak pengkudeta yang berafiliasi kepada Tentara Mali.

Dalam pidato singkat yang disiarkan televisi pemerintah, Boubacar menyatakan ia tak ingin lebih banyak darah tertumpah gara-gara ia mempertahankan kekuasaan.

Militer Mali pada Selasa (19/8) kemarin melancarkan kudeta terhadap Pemerintah, kemudian menangkap Presiden Boubacar dan PM Boubou Cisse.

Usai menahan Presiden, Militer Mali mengumumkan pembentukan Komite Nasional Keselamatan Bangsa.

Kudeta di Mali ini memicu respons dan kecaman internasional. Sekjen PBB Antonio Guterres, juga Uni Eropa dan Komisi Afrika mengutuk kudeta tersebut dan menuntut agar para pejabat itu segera dibebaskan.

Boubacar Keita kembali terpilih sebagai presiden Mali untuk kedua kalinya pada tahun 2018. Namun ia menghadapi penentangan yang terus meningkat, seiring bertambahnya kekerasan dan konflik antara kelompok-kelompok bersenjata, juga krisis ekonomi di negara tersebut. (af/tasnim)

Baca Juga:

Iran Bantah Tuduhan Tawarkan Hadiah kepada Taliban

Barang Yang Disita oleh AS Diakui Iran sebagai Minyaknya, Namun Ada Tapinya

DISKUSI: