Bolton: Trump Bukan Republik, Bukan Demokrat, Bukan Apa-apa

0
181

Washington,LiputanIslam.com-John Bolton saat ini melewatkan banyak waktunya dengan diwawancarai oleh berbagai media, menyusul buku yang ditulisnya berkenaan dengan saat ia menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional AS dan memicu kehebohan di Negeri Paman Sam.

Dalam wawancara terbarunya, Bolton menyebut Donald Trump bukan orang Republik, juga bukan Demokrat.

“Salah satu kesimpulan yang saya ambil adalah, Trump bukan seorang Republik konservatif. Maksud saya juga bukan bahwa dia seorang liberal Demokrat. Dari sisi filosofi, dia sama sekali bukan apa-apa,”kata Bolton saat diwawancarai Public Broadcasting Service (PBS).

Menurut Bolton, Trump dianggap sebagai orang Republik hanya lantaran pidato-pidato yang sudah disiapkan sebelumnya saat ia berkampanye di Pilpres AS 2016.

Dalam wawancara itu, Bolton juga melayangkan kritik terhadap mantan atasannya di Gedung Putih tersebut.

“Keliru jika pagi hari ini Anda mengambil keputusan terkait keamanan nasional, kemudian mengubahnya pada sore hari. Dan kembali menggantinya keesokan hari,”ujarnya.

Media-media mengabarkan, buku Bolton berjudul “The Room What It Happened” telah terjual sebanyak 780 ribu eksemplar pada pekan pertama. Buku ini memuncaki daftar best seller harian New York Times dan toko online Amazon. (af/alalam)

Baca Juga:

Bolton: Saya Tak Akan Tanggapi Ocehan Kekanak-kanakan Trump

Biden Kalahkan Trump dalam Polling Penerimaaan Publik

DISKUSI: