Bin Salman Mengaku akan Dibunuh Jika Lakukan Normalisasi dengan Israel

0
125

Riyadh,LiputanIslam.com-Salah satu orang dekat Putra Mahkota Saudi membeberkan, Muhammad bin Salman sebenarnya berminat untuk menormalisasi hubungan dengan Rezim Zionis, namun dia takut akan konsekuensinya.

Harian Haaretz pada hari Kamis (22/10) melaporkan, milyarder Zionis dan kawan dekat Bin Salman, Haim Saban mengklaim bahwa Putra Mahkota Saudi takut terhadap respons Iran dan rakyat Saudi jika ia menjalin kesepakatan dengan Israel.

Saban, yang merupakan penyokong dana untuk Partai Demokrat dalam Pilpres AS saat ini, melaporkan sebagian konten pertemuannya kepada Capres Joe Biden dan Cawapres Kamila Harris.

Saban mengklaim, Bin Salman mengaku bimbang soal menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Tel Aviv, sebab bisa mendatangkan konsekuensi politik yang berat di dalam negeri baginya.

Menurut ucapan Saban, saat ini Bin Salman tidak bisa bergabung dengan para tetangganya (Bahrain dan UEA) untuk melakukan normalisasi. Dia berkata,”Sebab tindakan ini bisa mendorong Iran, Qatar, dan rakyat Saudi membunuh saya.”

Haaretz tidak menyebut kapan Saban bertemu dengan Bin Salman. Harian ini hanya menulis bahwa Saban termasuk orang Demokrat yang menghadiri prosesi penandatanganan normalisasi UEA dan Bahrain dengan Israel. (af/fars)

Baca Juga:

Mantan Penasihat Obama: Saudi Sudah Cuek kepada Palestina

Axios: Israel Miliki Kedubes Rahasia di Bahrain Selama 11 Tahun

DISKUSI: