Bela Program Antariksa Iran, Menhan Iran Sindir AS

0
199

Teheran,LiputanIslam.com-Menhan Iran menanggapi klaim-klaim kemenlu AS dan Prancis terkait program antariksa negaranya. Amir Hatami menegaskan, peluncuran satelit dan roket adalah topik yang jelas di dunia serta tak ada kaitannya dengan rudal.

AS dan Prancis mengklaim, peluncuran satelit Iran adalah kedok untuk program rudal balistik, sehingga dianggap sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan nuklir (JCPOA).

“Terkait rudal, yang dilarang dalam JCPOA adalah membuat rudal-rudal yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Namun hal seperti ini (senjata nuklir) tidak ada di Republik Islam Iran,”tandasnya.

“Semua rudal yang kita banggakan, dan merupakan bagian dari kekuatan pertahanan-militer Iran, hanya menggunakan hulu ledak konvensional. Syukurlah kita tidak membutuhkan sesuatu yang lain (nuklir), karena akurasi rudal kita sangat tinggi dan AS sendiri sudah merasakannya di Ayn al-Asad,”sindir Hatami.

Hatami menjelaskan, satelit dan roket pembawanya adalah sebuah topik nonmiliter. “Bisa saja kita menggunakan satelit untuk tujuan pertahanan, namun roket pembawa satelit adalah topik yang murni di luar masalah pertahanan. Ini merupakan hak legal dan niscaya bangsa Iran. Kita akan mengembangkan program ini dengan seluruh daya kita. Tak ada larangan di dunia untuk itu,”tegasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Kurang dari Satu Minggu, Tiga Drone Saudi Tertembak Jatuh di Yaman

Luncurkan Satelit Baru, Iran Gagal Mengorbitkannya

DISKUSI: