Beirut kepada Riyadh: Selesaikan Masalah dengan Dialog

0
210

Beirut,LiputanIslam.com– Saat menemui PM Kuwait Sabah Khalid al-Hamad al-Sabah di sela-sela KTT COP26 di Glasgow ,PM Lebanon Najib Miqati menegaskan bahwa Beirut memandang penting untuk berhubungan dekat dengan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Miqati menegaskan, negaranya berusaha mengatasi segala perselisihan dengan spirit persaudaraan dan kerja sama.

Al-Sabah juga mengaku, Kuwait menyukai Lebanon dan berusaha untuk memberikan dukungan kepada Beirut di berbagai bidang. Ia berkata bahwa Kuwait memandang persatuan negara-negara anggota GCC sebagai hal urgen.

“Lebanon mampu mengatasi segala problem dan menghilangkan setiap perselisihan. Lebanon akan mendapatkan semua dukungan yang dibutuhkan dari Kuwait dan negara-negara Arab lain,” sebut al-Sabah.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Miqati, Amir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani berkata bahwa ia akan segera mengutus Menlu Qatar ke Beirut. Tujuannya adalah mengkaji cara-cara untuk mendukung Lebanon dan menangani isu-isu penting, terutama krisis diplomatik saat ini antara Lebanon dan sebagian negara-negara Arab di Teluk Persia.

Menlu Lebanon, Abdullah Bou Habib dalam wawancara dengan AFP mengajak Saudi untuk berdialog demi menyelesaikan krisis yang muncul antara dua negara.

“Problem antara dua negara sahabat dan bersaudara hanya bisa diselesaikan melalui dialog dan saling percaya, bukan dengan tuntutan paksa. Hal ini berlaku atas Lebanon dan Saudi,” kata Bou Habib.

“Lebanon ingin berdialog dengan Saudi demi menyelesaikan semua problem, bukan hanya problem terbaru. Tujuannya adalah agar tidak mengulang krisis yang sama,”ujarnya.

Setelah dipublikasikannya statemen Menteri Informasi Lebanon, George Kordahi dalam sebuah wawancara, media-media pro-Saudi di Lebanon menghujatnya. Mereka mengklaim, statemen Kordahi akan memicu krisis diplomatik antara Beirut dan Riyadh. (af/fars)

Baca Juga:

Biden Ingkari Janji Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi

Media Palestina: Menhan Israel Diam-Diam Berkunjung ke Arab Saudi

DISKUSI: