AS : Zelensky Harus Terima Wilayah Ukraina akan Menyusut

0
107

Kyiv,LiputanIslam.com- Stasiun CNN mendapatkan informasi dari para pejabat AS bahwa Gedung Putih mulai ragu Ukraina bisa merebut kembali wilayah-wilayah yang diduduki Rusia, meski ada rencana pengiriman senjata berat yang lebih modern oleh AS dan sekutunya.

Para penasihat Joe Biden sudah memulai perbincangan internal, untuk membahas apakah Presiden Ukraina, Volodymir Zelensky harus mengganti definisinya soal kemenangan dan mencocokkannya dengan kemungkinan wilayahnya akan menyusut, lapor CNN.

Para pejabat AS berkata, keraguan ini tidak berarti bahwa AS akan menekan Ukraina untuk mengikhlaskan sebagian wilayahnya kepada Rusia demi mengakhiri perang. Dan juga, mereka mengklaim ada celah bahwa pasukan Ukraina bisa merebut sejumlah wilayah dalam sebuah serangan di akhir tahun nanti.

Ukraina yang lebih kecil adalah hal yang tak terhindarkan. Menurutnya, kemungkinan Ukraina bisa merebut kembali wilayahnya sangat bergantung kepada kadar sokongan AS, kata seorang staf Kongres AS kepada CNN.

Tidak hanya itu, Ukraina telah meminta bantuan diperkirakan 48 sistem peluncur rudal multifungsi, tapi sampai sekarang Pentagon hanya menjanjikan 8 saja.

Pesimisme ini mengemuka di saat Biden tengah menemui para sekutu AS di Eropa dan berusaha menularkan optimisme soal kelanjutan perang kepada mereka. Dalam pertemuan G-7 di Jerman, ia berkata, ”Kita harus tetap bersama. Putin sejak awal menyangka bahwa NATO dan G-7 akan berpisah. Namun kita tidak akan melakukannya.”

Namun menurut CNN, dalam beberapa pekan terakhir, optimisme ini telah berubah, sebab Ukraina harus bersusah payah untuk menghadang laju pergerakan Tentara Rusia di Donbass dan menderita kerugian jiwa besar, yaitu tewasnya 100 serdadu dalam satu hari.

Selain itu, pasukan Ukraina juga menghabiskan logistiknya lebih cepat dari apa yang bisa dipasok oleh Barat. (af/fars)

Baca Juga:

Demi Kambinghitamkan Rusia, Ukraina Siapkan Skenario Jahat di Luhansk

Rusia Kutuk Serangan Israel ke Suriah dan Peringatkan Dampaknya

DISKUSI: