AS Diam-diam Pulangkan Pesawat Pengebomnya dari Guam, Ada Apa?

0
960

Washington,LiputanIslam.com-Dilansir oleh Sputnik, Angkatan Udara AS dua hari lalu telah memindahkan 5 pesawat pengebom strategisnya yang bisa memuat bom nuklir (B-52) dari Pulau Guam. Dengan ini, AS praktis mengakhiri 16 tahun keberadaan pesawat-pesawat itu di pulau tersebut.

Sejauh ini, belum ada pesawat-pesawat lain yang menggantikan B-52 di Guam tersebut. Kemenhan AS (Pentagon) juga masih belum memberi penjelasan pemulangan pesawat-pesawat pengebom itu ke AS.

Sejak tahun 2004, AS menjalankan misi bernama CBP atau penempatan berkelanjutan pesawat-pesawat tempur di Pulau Guam. Dengan pemulangan pesawat-pesawat B-52 ini, ini adalah kali pertama tak ada satu pun pesawat tempur AS yang berada di Guam.

Sebelum ini, pesawat-pesawat berbadan besar itu digunakan dalam sebuah latihan militer. Pemulangan pesawat-pesawat itu tanpa adanya penjelasan dari Pentagon memicu berbagai spekulasi.

Saat misi CBP dimulai di Guam pada tahun 2004 lalu, Washington mengklaim tengah menjalankan perang melawan terorisme global. CBP dijalankan setahun setelah invasi AS ke Irak.

Pada tahun 2018, AS merancang strategi baru dengan berpindah dari “perang antiterorisme” menuju “persaingan strategis antarnegara” dengan Rusia dan China. Kabarnya, pemulangan pesawat-pesawat B-52 dilakukan dalam rangka menjalankan strategi pertahanan nasional Donald Trump. (af/alalam)

Baca Juga:

Demi Alasan Keamanan, Pentagon Larang Publikasi Kasus Corona di Tengah Militer AS

Konvoi Militer AS Dihadang dan Diusir oleh Warga Desa di Suriah Utara

 

DISKUSI: