Washington,LiputanIslam.com-Sejumlah media pada hari Rabu (22/1) mengklaim, Gedung Putih meminta Rezim Zionis menangguhkan rencana untuk mencaplok Lembah Yordania.

Perdana Menteri Israel pada hari Selasa  (21/1) kembali menyatakan, jika ia kembali memenangkan pemilu, ia akan menyertakan Lembah Yordania dan pemukiman-pemukiman Zionis yang dibangun di kawasan itu ke ‘wilayah’ Israel.

Dalam sebuah kampanye di Israel, Benyamin Netanyahu mengulang janjinya itu dan mengklaim pencaplokan Lembah Yordania “akan segera terwujud.”

Seorang pejabat senior AS dalam wawancara dengan Jerusalem Post, Rabu (22/1) mengatakan, Washington berharap agar Israel menunggu prakarsa perdamaian yang digagas Trump (Deal of The Century). Sebelum ini, media-media melaporkan bahwa pemerintahan Trump berencana merilis proyek tersebut dalam beberapa pekan mendatang.

“Pertama-tama, kajilah proyek kami dan berilah kesempatan kepadanya,”kata pejabat AS itu kepada Jerusalem Post. Menurutnya, ada kemungkinan proyek Deal of The Century akan menyinggung kondisi mendatang Lembah Yordania dan masalah-masalah yang terkait dengannya.

Lembah Yordania mencakup bagian besar dari Tepi Barat. Kendati sekarang belum dicaplok, namun dengan adanya pembangunan besar-besaran pemukiman Zionis, praktis kawasan itu sudah dikuasai Israel.

Netanyahu mengumbar janji akan menyertakan Lembah Yordania, padahal Dewan Keamanan PBB, dalam sejumlah resolusinya, menganggap ilegala eksistensi Rezim Zionis di kawasan itu. (af/fars)

Baca Juga:

Netanyahu Angkat Blogger Saudi sebagai Ketua Partai Likud di Saudi

Zarif: Meski Eropa Menjual Integritasnya. Keserakahan Trump Tak Berhenti

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*