AS Ancam akan Tutup Kedubesnya di Irak

0
155

Baghdad,LiputanIslam.com-Menlu AS Mike Pompeo menyatakan, jika Pemerintah Irak tidak bisa menghentikan serangan ke pangkalan-pangkalan AS, Washington akan menutup kedubesnya di Baghdad.

Washington Post mengabarkan, Pompeo dalam beberapa hari terakhir telah memberikan peringatan secara khusus kepada Irak. Menurutnya, jika Baghdad tidak bisa mengakhiri serangan “milisi dukungan Iran” ke basis-basis AS, maka kedubes AS akan ditutup.

Seorang pejabat Kemenlu AS, yang namanya tidak disebut, mengklaim bahwa PM Irak Mustafa al-Kadhimi akan melakukan “suatu perbuatan yang benar.”

“Kami yakin bahwa al-Kadhimi ingin melakukan perbuatan yang benar. Namun ia harus melakukannya lebih sering dan lebih cepat,”kata pejabat tersebut. Ia mengatakan, jika serangan-serangan ini terus berlanjut, nyawa orang-orang AS berada dalam bahaya.

Menurut Washington Post, hingga saat ini, dalam bulan September saja telah terjadi 25 serangan ke konvoi yang mengangkut logistik ke markas Tentara AS atau tempat-tempat yang berhubungan dengan Koalisi AS.

Tekanan-tekanan baru AS sudah dimulai Minggu pekan lalu saat Pompeo menelepon Presiden Irak Barham Saleh. Pompeo mengatakan,”Penutupan Kedubes AS adalah salah satu opsi Presiden Trump. Dia siap untuk melakukannya.”

Menlu AS mengklaim, jika Kedubes ditutup dan Tentara AS keluar dari Irak, Washington akan membuat perhitungan dengan mereka yang terbukti terlibat dalam serangan. Pompeo secara khusus menyebut nama Kataib Hizbullah Irak dan Ashaib Ahl al-Haq. (af/alalam)

Baca Juga:

Menlu Irak Sebut ISIS Berupaya Aktif Kembali di Irak dan Suriah

AS akan Segera Kurangi Jumlah Pasukannya di Irak Menjadi 3000 personil

DISKUSI: