Ansharullah: UEA dan Bahrain Sudah Lama Berhubungan dengan Israel

0
115

Sanaa,LiputanIslam.com-Jubir Ansharullah, Muhammad Abdussalam menegaskan sikap kelompoknya dalam menentang kompromi dengan Israel. Ia menyatakan, Ansharullah akan selalu memihak isu dan rakyat Palestina.

Kepada stasiun televisi al-Masirah, Abdussalam menyebut isu Palestina sebagai persoalan Arab dan Islam. Ia menilai, isu ini adalah perwujudan kebenaran di hadapan kebatilan. Sebab itu, tak satu pun langkah kompromi dengan Rezim Zionis bisa diterima.

Jubir Ansharullah berpendapat, deklarasi normalisasi UEA dan Bahrain hanya sebuah tindak propaganda AS dan Israel.

“Normalisasi ini tidak bisa mengubah sesuatu di dunia nyata. Sebelum ini, mereka (UEA dan Bahrain) telah memberikan segalanya kepada Rezim Zionis, meski secara diam-diam,”lanjutnya.

Abdussalam menyebut Rezim Zionis berpartisipasi secara luas dalam banyak konflik regional, termasuk di Yaman. Ia menyatakan, rakyat Yaman berada di ambang agresi dan serangan, sebab mereka sejak dahulu memerangi Israel.

Pemerintah AS saat ini dianggap Abdussalam berusaha menjadikan peresmian normalisasi demi kepentingan kampanye Donald Trump. Menurutnya, dalam tahap ini mesti ada sebuah gerakan untuk membongkar kedok AS, Israel, dan negara-negara pronormalisasi.

“Sejumlah politisi dari negara-negara pronormalisasi mengklaim, mereka bersabar selama 30 tahun demi Palestina. Namun sebenarnya mereka tidak pernah ikut berperang melawan Israel sama sekali,”sindir Abdussalam. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Israel-UEA Ingin Jadikan Pulau Socotra Yaman sebagai Pangkalan Intelijen

Pemimpin Ansarullah Yaman Sebut Saudi dan UEA Munafik dan Menyimpang

DISKUSI: