Ansharullah Tanggapi Kabar Penangguhan Sanksi AS

0
234

Sanaa,LiputanIslam.com-Anggota Dewan Tinggi Politik Ansharullah, Muhammad Ali Houthi menyatakan, daripada menangguhkan sanksi-sanksi atas kelompoknya, lebih baik AS mengembargo dukungan militer dan logistik untuk Saudi dan Koalisi Agresor.

Houthi meminta dari Pemerintahan Joe Biden untuk mengakhiri dukungan militer AS terhadap Koalisi Saudi. Dalam tweet-nya, Houthi menyebut bahwa AS seharusnya menjatuhkan sanksi atas pengiriman senjata dan jet tempur untuk Saudi.

Menurutnya, uang dan aset Kemenkeu AS sebenarnya merupakan bayaran untuk tindakan teror Koalisi Saudi atas rakyat Yaman dan kehancuran yang menimpa bangsa tersebut.

Kemenkeu AS pada Senin malam mengeluarkan kelonggaran transaksi dengan Ansharullah sejak Senin 25 Januari hingga 26 Februari mendatang.

Tiga hari lalu, seorang Jubir Kemenlu AS mengabarkan bahwa pihaknya telah mulai mengkaji dideklarasikannya Ansharullah Yaman sebagai kelompok teroris oleh Pemerintahan Donald Trump. Kemenlu AS mengaku berusaha menangani masalah ini sesegera mungkin dan mengambil keputusan.

Baru-baru ini, Menlu AS Antony Blinken menyatakan bahwa Washington akan merevisi status Ansharullah sebagai teroris.

Seperti diketahui, Trump di hari-hari akhir jabatannya menjatuhkan sanksi atas Ansharullah dan tiga petinggi kelompok Yaman tersebut.

Langkah AS dalam mengumumkan Ansharullah sebagai teroris mendapat kecaman berbagai pihak. PBB menyatakan, keputusan ini bisa memperparah krisis kemanusiaan di Yaman. (af/alalam)

Baca Juga:

AS Mulai Meninjau Ulang Kebijakan Terorisasi Ansarullah Yaman

Wakil Iran di PBB: Tiap Ancaman Kami Balas dengan Keras

DISKUSI: