Ansharullah: Kepercayaan kepada AS Bermula dari Tindakan, Bukan Omongan

0
645

Sanaa,LiputanIslam.com-Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman, Muhammad Ali Houthi mengatakan, Ansharullah ingin datang ke meja perundingan. Namun pertama-tama, Ansharullah menuntut Pemerintah AS melakukan tindakan lebih banyak.

“Pertama-tama, Presiden AS Joe Biden adalah bagian dari Pemerintahan Barack Obama. Di masa itu, mereka menyatakan bergabung dengan Koalisi yang melakukan agresi ke negara kami,”kata Houthi kepada CNN, Jumat (12/3).

‘Kepercayaan dibangun dengan tindakan, bukan sekadar omongan. Kepercayaan harus diciptakan dengan pengambilan keputusan. Sejauh ini kami tidak menyaksikan keputusan tegas (dari AS),”imbuhnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, Tentara dan Komite Rakyat Yaman telah melakukan operasi militer di Provinsi Ma’rib untuk membasmi terorisme di kawasan strategis tersebut. Di saat bersamaan, serangan rudal dan drone Yaman ke target-target Koalisi di wilayah Saudi telah mengejutkan AS dan Eropa, yang secara terbuka atau diam-diam, mendukung agresi ke Yaman selama 6 tahun terakhir.

Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman menegaskan, sebelum perundingan untuk menghentikan perang dilakukan, semua agresi dan blokade Koalisi Saudi harus dicabut terlebih dahulu.

Di pihak lain, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan AS pada hari Jumat kemarin merilis statemen dan meminta Tentara Yaman menghentikan operasi pembebasan Ma’rib. (af/alalam)

Baca Juga:

Perang Yaman, Kemlu Iran: Sudah Waktunya Saudi Terjaga dan Sadar

Hasil Jajak Pendapat di AS: Kesehatan Mental Biden Diragukan

DISKUSI: