Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Ansharullah: Keluarnya Agresor akan Menghilangkan Perpecahan Yaman

Published 28/04/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Sanaa,LiputanIslam.com-Abdul Wahhab al-Mahbashi (anggota Kantor Politik Ansharullah) menyatakan, UEA berupaya membangkitkan kembali benih-benih kedengkian lama di selatan Yaman.

“Saat ini, selatan Yaman berada di ambang pendudukan oleh kekuatan asing. Satu-satunya opsi kita adalah mengusir para penjajah. Dengan keluarnya para penjajah dari selatan Yaman, semua pihak bisa berdialog,”kata al-Mahbashi.

“Yaman tidak akan terpecah belah jika para agresor angkat kaki dari negara ini,”lanjutnya.

Pasukan yang berafiliasi kepada Dewan Transisi Selatan (STC) pada 25 April lalu mengumumkan pemerintahan otonom. Seiring dengan dirilisnya statemen ketua Dewan ini, yang tinggal di UEA, pasukan tersebut memulai pergerakan militernya.

Dewan Transisi Selatan adalah kelompok politik yang dibentuk pada Mei 2017 lalu. Saat ini, kelompok tersebut mendapat dukungan dari Abu Dhabi. Dewan ini dipandang sebagai rival Mansour Hadi, pemerintahan tersingkir Yaman yang menetap di Saudi.

Langkah STC ini memicu amarah pemerintahan Mansour Hadi. Hadi menuntut agar STC kembali ke Perjanjian Riyadh dan mencabut status otonomnya.

Sejak berkuasanya pasukan Saudi dan UEA di kota dan provinsi selatan Yaman, situasi keamanan di kawasan tersebut menjadi tidak kondusif.

Saudi berupaya menyelesaikan perselisihan militer dengan sebuah perjanjian di Riyadh. Namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Perjanjian Riyadh adalah kesepakatan antara Saudi dan UEA untuk membagi-bagi kekuasaan di Aden, juga mengakhiri konflik antara proksi-proksi mereka di selatan Yaman. Kesepakatan ini ditandatangani di Riyadh pada 5 Oktober tahun lalu.

Butir-butir penting dalam kesepakatan itu adalah berkuasanya pemerintahan Mansour Hadi di Aden tujuh pekan sejak peresmian kesepakatan, penempatan pasukan militer di bawah kemendagri dan kemenhan, perlawanan bersama terhadap Ansharullah di bawah pengawasan Koalisi Saudi, pembentukan Komite Pengawas atas Perjanjian Riyadh, dan penentuan 12 menteri dari STC dari total 24 menteri dalam kabinet mendatang. Namun, tak satu pun butir-butir ini dijalankan hingga sekarang. (af/fars)

Baca Juga:

Jubir STC Sebut Pemerintah Yaman Pro-Saudi Tak Layak Berkuasa

Ramadan di Yaman: Perang, Banjir, dan Virus Corona

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account