Putin Masih Bungkam Ihwal Kemenangan Biden, Gorbachev Buka Suara

0
89

Moskow, LiputanIslam.com –  Presiden Rusia Vladimir Putin masih memilih bungkam terkait dengan kemenangan pasangan capres dan cawapres Joe Biden dan Kamala Harris dalam pilpres AS. Demikian dilaporkan oleh situs berita RT Arabic, Senin (9/11/2020).

Namun demikian, lanjut situs tersebut, mantan presiden Uni Soviet Mikhael Gorbachev, 89 tahun, justru bersuara dengan menyatakan bahwa hubungan Washington-Moskow berkemungkinan membaik dengan terpilihnya Biden.

Mengenai sosok Biden, Gorbachev kepada kantor berita Interfax mengatakan, “Dia adalah sosok tulus yang mengikuti jalur rasional.”

Secara spesifik, Gorbachev melihat adanya peluang untuk menyelamatkan perjanjian “NEW Start”, yang akan berakhir pada bulan Februari mendatang.

“Sekarang akan jauh lebih mudah,” tutur Gorbachev.

New START adalah perjanjian pengurangan senjata nuklir antara AS dan Federasi Rusia dengan nama resmi Tindakan untuk Pengurangan Lebih Lanjut dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis. Perjanjian itu diteken pada 8 April 2010 di Praha, ibu kota Republik Ceko, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011

Perjanjian ini membatasi persenjataan nuklir kedua belah pihak menjadi 800 peluncur strategis dan 1.550 hulu ledak nuklir.

“Tentu saja Demokrat akan berhati-hati, begitu pula kami, tapi kehati-hatian seharusnya tidak menghalangi negosiasi nyata antara kedua belah pihak,” imbuhnya. (mm/rta)

Baca juga:

Rouhani Imbau Joe Biden Tebus Kesalahan Trump, Zarif Minta Negara-Negara Tak Bergantung ke AS

Saudi Akhirnya Ucapkan Selamat atas Kemenangan Biden

DISKUSI: