Aljazair Tutup Zona Udaranya untuk Maroko

0
440

Aljir,LiputanIslam.com-Istana Kepresidenan Aljazair pada Rabu malam (22/9) mengumumkan, negara ini telah menutup zona udaranya bagi semua penerbangan dari Maroko.

Berdasarkan laporan al-Shorouk, Presiden Aljazair Abdel Majid Tebboune, Panglima Angkatan Bersenjata, dan Menhan Aljazair telah mengambil keputusan penting dalam rapat Dewan Tinggi Keamanan Nasional. Rapat itu diadakan untuk membahas perkembangan terbaru di perbatasan dengan Maroko.

Dewan Tinggi Keamanan Nasional Aljazair telah menginstuksikan agar zona udara negara ini segera ditutup untuk semua pesawat Maroko, baik militer atau sipil, dan semua pesawat yang memiliki nomor daftar Maroko.

Sebelum ini, Menlu Aljazair secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik negaranya dengan Maroko.

Konflik Aljir dan Rabat meruncing setelah terjadinya kebakaran di sejumlah titik Aljazair, yang menewaskan puluhan warga negara tersebut.

Maroko dan Israel disebut berada di balik kebakaran-kebakaran itu, setelah beberapa waktu lalu Menlu Rezim Zionis Yair Lapid di Maroko mengaku cemas atas hubungan dekat Aljazair dengan Iran.

”Kami memiliki kekhawatiran bersama terkait peran Aljazair di Afrika; negara yang kian dekat kepada Iran dan saat ini telah memicu gelombang (penentangan) terhadap keanggotaan Israel di Uni Afrika sebagai pengawas,”kata Lapid saat itu.

Sejumlah negara Afrika, terutama Aljazair, menentang keras keputusan Uni Afrika yang menerima Israel sebagai anggotanya. Media-media memberitakan, Aljazair telah membentuk sebuah kelompok yang beranggotakan negara-negara Afrika. Tujuannya adalah menolak keanggotaan Rezim Zionis di Uni Afrika dan mempertahankan prinsip organisasi ini dalam membela negara Arab Palestina. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Israel Berterima Kasih Maroko Masukkan Warisan Budaya Yahudi dalam Kurikulum

Susul Afsel dan Aljazair, Namibia Kecam Keanggotaan Israel di Uni Afrika

DISKUSI: