Susul Afsel dan Aljazair, Namibia Kecam Keanggotaan Israel di Uni Afrika

0
302

TelAviv,LiputanIslam.com-Setelah tersiarnya kabar Israel menjadi anggota Uni Afrika sebagai pengamat, negara-negara Afrika satu per satu mulai mengutarakan protes.

Kementerian Hubungan Internasional Namibia dalam statemennya menyatakan, negara ini sangat khawatir dan putus asa terhadap diangkatnya Israel menjadi anggota Uni Afrika sebagai pengawas.

Dalam statemen itu disebutkan, pemberian keanggotaan kepada Rezim Zionis akan meningkatkan tekanan atas rakyat Palestina dan pelanggaran HAM di negeri itu.

Namibia menegaskan, bergabungnya Israel ke Uni Afrika berlawanan dengan tujuan dan prinsip organisasi tersebut.

Sebelum ini, Afrika Selatan dan Aljazair juga mengecam keras posisi keanggotaan Tel Aviv di Uni Afrika.

Protes juga disampaikan Ketua Kantor Politik Hamas, Ismail Haniyeh.

“Kami di Hamas bersama bangsa Palestina dengan prihatin mengikuti berita diberikannya keanggotaan Rezim Penjarah Zionis di Uni Afrika sebagai pengamat”, tulis Haniyeh. Kepada Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki.

Ia menegaskan, langkah ini sama seperti sebuah pukulan telak terhadap rakyat dan hak bangsa Palestina; bangsa yang terus berjuang untuk membebaskan negeri mereka dari penjajahan.

Haniyeh meminta dari Faki agar Uni Afrika membatalkan keputusan yang membuat syok rakyat Palestina dan semua pendukung mereka di Afrika ini. Menurutnya, keputusan ini tidak mencerminkan sikap Uni Afrika yang sebenarnya terkait norma Palestina. (af/fars)

Baca Juga:

Kapal Israel Diserang di Laut Oman, Balasan atas Serangan Israel terhadap Suriah

Media Zionis: Para Atlet Arab Jadikan Israel Bahan Olok-olok

DISKUSI: