Al-Nujaba: Senjata Resistansi adalah Jaminan Keamanan Rakyat Irak

0
244

Baghdad,LiputanIslam.com-Sekjen al-Nujaba Irak, Akram al-Kaabi meminta agar al-Hashd al-Shaabi tidak dilibatkan dalam persengketaan politik usai berlangsungnya pemilu legislatif beberapa waktu lalu. Menurutnya, soal perlucutan senjata Poros Resistansi tabu dibicarakan saat Irak masih diduduki penjajah.

“Yang melawan ISIS adalah faksi-faksi Resistansi, meski hanya memiliki fasilitas terbatas… Senjata Resistansilah yang mengembalikan kedaulatan dan martabat Irak yang dirampas, di saat sebagian besar (negara) meninggalkan Irak… Bahkan AS enggan membantu Pemerintah Irak untuk menghadapi ISIS dan menganggapnya sebagai masalah domestik,” tutur al-Kaabi.

Sekjen al-Nujaba menjelaskan bahwa senjata Perlawanan adalah mimpi buruk bagi AS dan Rezim Zionis. Sebab itu, mereka berusaha merebutnya dari tangan Perlawanan dengan segala cara.

“Senjata Resistansi adalah jaminan bagi rakyat Irak. Kami tidak akan melepaskannya,” tegas al-Kaabi.

Ia juga menyebut isu Palestina berada di hati Resistansi Irak dan menambahkan, ”Tujuan perlucutan senjata Perlawanan adalah menggiring Irak menuju normalisasi (hubungan dengan Rezim Zionis). Tapi hal ini tidak bakal terjadi. Bagaimana mungkin kami menghentikan perlawanan, sementara Penjajah AS mengontrol ekonomi, minyak, dan uang kami?”

Menurutnya, pembubaran al-Hashd al-Shaabi adalah kehendak AS, Israel, Saudi, dan UEA. Penyebabnya, kata al-Kaabi, adalah karena al-Hashd al-Shaabi telah menggagalkan proyek-proyek mereka. “Pada hakikatnya, penyerahan senjata Resistansi sama saja dengan penyerahan Irak kepada AS dan Israel,” tegasnya. (af/fars)

Baca Juga:

Faksi Resistansi Irak Sebut Antek AS Dalangi Ledakan di Bashrah

Kataib Hizbullah Irak: Era Kesepahaman dengan Zionis Sudah Berakhir

DISKUSI: