Al-Hashd Al-Shaabi Sebut Al-Zarfi sebagai Kandidat PM Irak Titipan CIA

0
901

Baghdad,LiputanIslam.com-Menyusul sejumlah perkembangan politik di Irak, kelompok-kelompok Perlawanan Irak merilis statemen tegas mereka terkait keberadaan tentara AS dan pencalonan perdana menteri.

Statemen yang dirilis pada Sabtu (4/4) kemarin itu ditandatangani oleh 8 kelompok yang berafiliasi kepada al-Hashd al-Shaabi. Mereka adalah Ashaib Ahl al-Haq, Kataib Sayyid al-Syuhada, Harakah al-Auwiyah, Harakah Jund al-Imam, Harakah al-Nujaba, Kataib al-Imam Ali, Saraya Asyura, dan Saraya al-Khurasani.

Dalam pesan pertama yang diperuntukkan kepada tentara AS, al-Hashd al-Shaabi menyebut mereka sebagai agresor keras kepala, karena tidak mau angkat kaki dari tanah Irak, meski itu adalah tuntutan dari parlemen dan rakyat Irak.

Menurut al-Hashd al-Shaabi, tentara AS hanya bisa disadarkan dengan logika kekuatan, dan itu adalah cara yang akan digunakan Poros Muqawamah Irak terhadap mereka.

“Jika semua Kelompok Muqawamah bertekad untuk melawan kalian secara serempak, apa yang bisa kalian lakukan?”, demikian salah satu petikan dari statemen kemarin.

Terkait pesan kedua kepada faksi-faksi politik Irak, al-Hashd al-Shaabi mengingatkan penolakan mereka terhadap Adnan al-Zarfi. Mereka menyebut dia sebagai kandidat perdana menteri Irak yang dipesan oleh CIA.

“Kami telah memperingatkan Presiden (Barham Saleh) bahwa pencalonan orang ini bertentangan dengan kehendak pengunjuk rasa dan himbauan ulama,”tegas al-Hashd al-Shaabi.

Dalam pesan ketiga untuk rakyat Irak, al-Hashd al-Shaabi menegaskan komitmen mereka untuk melindungi rakyat dan negeri Irak dari para penjajah yang ingin merampok sumber alam Irak. (af/alalam)

Baca Juga:

Irak Tuntut Penjelasan dari AS Soal Penempatan Patriot di Wilayahnya

Irak Bekukan Izin Reuters Selama 3 Bulan, Kenapa?

DISKUSI: