Aksi Mogok Makan Tahanan Palestina Dekati Hari ke-100

0
65

Ramallah,LiputanIslam.com-Aksi mogok makan yang dilakukan Maher al-Akhras, tahanan Palestina di penjara Israel, kini telah memasuki hari ke-99.

PM Pemerintahan Otonomi Nasional Palestina, Muhammad Stayyeh meminta dari komunitas-komunitas internasional untuk turun tangan menyelamatkan al-Akhras.

Berdasarkan laporan dari lembaga-lembaga HAM, kondisi kesehatan al-Akhras kian memburuk dari hari ke hari. Sejumlah lembaga hukum telah memperingatkan potensi kematian tahanan Palestina tersebut.

Istri al-Akhras mengatakan, ia telah diberitahu para dokter bahwa ia bisa saja kehilangan suaminya tiap saat.

Al-Akhras ditahan Rezim Zionis pada 27 Juli lalu tanpa diberitahu alasan penangkapannya. Dia dan sejumlah tawanan Palestina lain melakukan mogok makan sebagai protes atas penahanannya.

Berbagai lembaga yang berurusan dengan masalah tawanan menyatakan, al-Akhras menghadapi bahaya kematian bertahap. Dia berada di ambang kematian lantaran kerap mengalami kejang, pingsan, dan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Sejumlah dokter memperingatkan, sebagian organ tubuhnya sudah tidak berfungsi sedikit demi sedikit.

Seiring kian kritisnya kondisi al-Akhras, sayap militer Jihad Islami, Brigade al-Quds, mengumumkan telah menyiagakan pasukannya. (af/alalam)

Baca Juga:

Di tengah Pandemi, Israel Pecahkan Rekor Penghancuran Rumah Palestina

Remaja Gugur Dihajar Pasukan Zionis, Faksi-Faksi Palestina Kutuk UEA, Bahrain, dan Sudan

DISKUSI: