Di tengah Pandemi, Israel Pecahkan Rekor Penghancuran Rumah Palestina

0
59

Seorang wanita Palestina menghalangi tentara Israel yang memaksa mengeluarkan barang-barang dari rumah yang akan dihancurkan dengan bulldozer di desa al-Fikheet, Tepi Barat, 18 Oktober 2020. (Photo by AFP)

Yerusalem, LiputanIslam.com–Rezim Israel memecahkan rekor dalam menghancurkan rumah dan bangunan milik warga Palestina di kawasan pendudukan Yerusalem timur meski berada di tengah pandemi COVID-19.

Sebuah LSM Israel yang menentang perluasan permukiman ilegal Israel, Ir Amim, memaparkan lewat sebuah laporan bahwa jumlah penghancuran rumah di Yerusalem pada tahun 2020 telah melampaui tahun-tahun sebelumnya. Demikian laporan dari Pusat Informasi Palestina pada hari Minggu (1/11).

Israel telah mengahancurkan setidaknya 125 rumah sepanjang tahun ini, dibandingkan dengan 104 selama tahun 2019 dan 72 selama tahun 2018.

“Pekan ini, rezim Israel [melakukan] beberapa penghancuran di Yerusalem timur sehingga jumlah total unit rumah yang dihancurkan sejak awal tahun menjadi 125. Jadi, dengan sisa dua bulan di tahun ini, tahun 2020 adalah tahun terburuk dalam hal penghancuran rumah. Sebelumnya, tahun 2016 adalah tahun dengan jumlah unit rumah tertinggi yang dihancurkan di Yerusalem timur, yaitu 123 unit, ” jelas Ir Amim.

Selain 125 unit rumah, Israel juga menghancurkan 64 bangunan berupa toko, gudang, dan lain-lain.

Ir Amim juga melaporkan bahwa rekor jumlah penghancuran ini tercapai meskipun sebelumnya Israel sempat menghentikan kegiatan penghancuran selama tiga bulan. Penghentian sementara ini terjadi setelah adanya tuntutan terus-menerus dari organisasi HAM yang menunjukkan bahwa kegiatan penghancuran berdampak buruk bagi keluarga korban di masa pandemi COVID-19. (ra/presstv)

DISKUSI: