Adik Mantan Presiden Afghanistan: Hanya Iran yang Punya Kapasitas Bantu Afghanistan

0
261

Kabul,LiputanIslam.com-Hesmat Ghani Ahmadzai, saudara mantan Presiden Afghanistan, dalam wawancara dengan kanal Sahar Afgahnistan menyatakan, usai perundingan Pemerintahan Trump dengan Taliban di Qatar, tampak jelas bahwa Taliban akan berkuasa di Afghanistan, cepat atau lambat.

Menurut adik Ashraf Ghani ini, hal itu jelas akan sulit bagi masyarakat Afghanistan yang selama 2 dekade telah mencicipi sebuah gaya hidup berbeda.

Ahmadzai berpendapat, kakaknya bagaimana pun juga harus meninggalkan Afghanistan dan menyerahkan pemerintahan kepada Taliban. Ahmadzai juga menyalahkan orang-orang yang saat ini mengumbar klaim-klaim dari luar Afghanistan.

Ahmadzai yang juga pakar ekonomi-politik ini mengatakan,”Saya sudah menyarankan Taliban untuk mengelola instansi-instansi keamanan dan menyerahkan urusan lain kepada para pakar.”

“Beberapa bulan terakhir ini menunjukkan, Taliban mempunyai masalah di antara mereka sendiri. Bahkan tim-tim spesialis pun tak bisa bekerja sama dengan mereka.”

“Meski demikian, Afghanistan memiliki kapasitas-kapasitas tertentu. Para petinggi senior Taliban menyadari keberadaan kapasitas-kapasitas ini. Namun sebagian generasi muda Taliban berpendapat bahwa mereka tidak perlu berinteraksi dengan dunia,”kata Ahmadzai.

Ia menilai bahwa negara-negara lain tidak punya minat atau kemampuan untuk membantu Afghanistan. Menurutnya, pemulihan kondisi negaranya tidak mungkin dilakukan tanpa bantuan Iran. Satu-satunya  negara yang punya kapasitas untuk membantu Afghanistan adalah Iran, kata Ahmadzai.

“Iran punya kapasitas yang dibutuhkan. Sementara Pakistan, China, dan Rusia tidak memilikinya serta tidak mau membantu Afghanistan. Memang dalam 40 tahun terakhir Afghanistan hanya sedikit menanam investasi di Iran dan lebih banyak mengirim buruh ke negara ini,”tandasnya.

Terkait masa depan pemerintahan Taliban, Ahmadzai berharap kelompok bisa menjaga kerukunan internal dan mau menerima nasihat agar perang saudara tidak terjadi di Afghanistan. (af/alalam)

Baca Juga:

Petinggi UEA Lawat ke Iran, Atwan: Provokasi Israel Tak Lagi Dihiraukan

Teheran dan Taliban Bahas Upaya Kerjasama Iran-Afghanistan di Berbagai Bidang

DISKUSI: