75 Legislator AS Minta Pemerintah AS Kurangi Sanksi Iran

0
46

Washington,LiputanIslam.com-Sekelompok legislator dari Partai Demokrat mengirim surat ke Kemenlu dan Kemenkeu AS untuk meminta agar sanksi-sanksi atas Iran diringankan.

Dikutip Fars dari Foreign Policy, 75 legislator AS, termasuk Elizabeth Warren dan Jesus Garcia, meminta dari Pemerintahan Donald Trump untuk menyetujui keringanan sanksi terkait pengiriman test kits, alat pernafasan buatan, dan perangkat medis lain untuk menangani pandemi Corona di Iran.

Dalam surat itu disebutkan,”Larangan atau pengurangan pengiriman sumber-sumber medis tidak hanya menghalangi respons efektif terhadap penyebaran penyakit ini di dunia, tapi juga tidak akan membantu kepentingan nasional AS.”

“Ada kemungkinan bahwa kandidat dari Demokrat, Joe Biden, yang dinilai media-media sebagai pemenang Pilpres, bisa memberlakukan kelonggaran dan memudahkan bantuan-bantuan AS untuk menghadapi Corona. Bulan-bulan mendatang akan sangat vital. Di saat Corona terus menyebar di seluruh dunia, Trump di hari-hari terakhir kekuasaannya justru berencana untuk mempersulit kondisi keuangan Pemerintah AS berikutnya,”tulis Foreign Policy.

Majalah AS ini menulis, Trump dengan koordinasi bersama Rezim Zionis bermaksud untuk menjatuhkan banjir sanksi lain atas Iran.

Menurut Foreign Policy, Biden telah meminta dari Trump untuk mengizinkan item-item dari perusahaan farmasi dan medis dikirim ke Iran. Biden juga diklaim meminta dibentuknya jalur khusus bagi bank-bank dan perusahaan layanan agar warga Iran memiliki akses ke pengobatan medis.

Biden, kata Foreign Policy, baru-baru ini dalam sebuah tulisannya menyatakan,”Sangat buruk bahwa Pemerintahan Trump meninggalkan JCPOA dengan memberlakukan strategi Tekanan Maksimum. Sebab, hingga kini strategi tersebut justru memberikan hasil terbalik dan hanya mendorong Iran untuk memulai kembali program nuklir dan perilaku agresifnya.”

Washington Post sebelum ini juga menilai, kebijakan-kebijakan Pemerintahan Trump bisa dikatakan gagal total.

“Melihat bahwa Trump hanya punya waktu dua bulan lagi, dia hanya punya sedikit untuk dipamerkan dalam kampanye perang atas Iran selama 4 tahun terakhir…Hiruk pikuk Pemerintahan Trump dan pemulihan sanksi juga gagal memaksa Iran datang ke meja perundingan untuk membuat kesepakatan yang lebih ketat,”demikian argumen yang disampaikan Washington Post.

Baca Juga:

Faksi-Faksi Palestina Kecam Pengadaan Koordinasi lagi Otoritas Palestina dengan Israel

Apresiasi Teheran, Doha Ajak Negara-negara Arab Hidup Harmonis dengan Iran

DISKUSI: