Tetap Berkerumun, Polda Jatim Amankan 8.322 Orang

0
518

Sumber: Antara

LiputanIslam.com — Polda Jawa Timur telah mengamankan 8.322 orang yang tak mau dibubarkan ketika berkerumun saat penerapan physical distancing COVID-19 di wilayah hukum setempat.

“Mereka diamankan karena melawan petugas yang sedang melakukan pembubaran,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (12/4).

Data tersebut, kata dia, mulai 17 Maret 2020 atau sejak ditetapkan aturan social dan physical distancing hingga hari ini.

Pihaknya mengaku akan terus melakukan operasi pembubaran kerumunan masyarakat ini secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Jatim. “Total sebanyak 1.149 kegiatan yang dibubarkan,” ucap perwira menengah tersebut.

Selain pembubaran masyarakat yang berkerumun, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik, kemudian membagikan masker serta cairan pembersih tangan ke masyarakat.

Oleh polisi, massa yang diamankan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, serta dibuatkan berita acara.

Baca juga: Atasi COVID-19, MPR Minta Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Khusus Desa

“Tolonglah masyarakat bantu kami dengan tidak berkerumun. Kami mohon taati imbauan pemerintah di masa pandemik sekarang ini,” ucapnya.

Ia juga berpesan masyarakat senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker.

“Semoga berkat disiplin dan dari kontribusi kita semua, maka pandemik COVID-19 cepat berlalu dan kegiatan sosial masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala,” tuturnya. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI: