Polda Metro Jaya: Masyarakat Jakarta Kini Sudah Lebih Paham Social Distancing

0
106

Sumber: Kaskus

LiputanIslam.com — Polda Metro Jaya mengatakan masyarakat Jakarta kini sudah lebih memahami imbauan untuk tetap di rumah dan menghindari keramaian dalam rangka menghalau penyebaran virus corona atau COVID-19. Kini masyarakat yang ‘nongkrong’ hingga malam hari sudah berkurang jauh dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya. Intinya masyarakat sudah mulai mengerti dengan situasi sekarang ini,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Polda Metro Jaya telah mengadakan patroli gabungan ke titik-titik keramaian untuk mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul namun masih menemukan banyak orang berkumpul hingga malam hari.

Namun pada Senin malam, polisi kembali melakukan patroli namun tidak banyak masyarakat yang berkumpul dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

“Tadi malam kita patroli, hasilnya ini sudah termasuk sangat berkurang masyarakat kumpul-kumpul di luar dibandingkan beberapa hari sebelumnya,” ujar Yusri.

Patroli yang digelar Polda Metro Jaya menyasar sejumlah titik yang ramai pada malam hari seperti Bulungan, Melawai, Blok M, Kemang, Pejaten, Mampang Prapatan, Gajah Mada dan lain sebagainya.

Baca juga: Akibat COVID-19, DPR-KEMENDIKBUD Tiadakan UN

Patroli Sebelumnya, Di wilayah Blok M masih banyak yang nongkrong terutama ojek daring, sopir taksi dan pedagang kaki lima. Masyarakat yang “nongkrong” bisa dibubarkan dengan tertib.

“Di Kemang masih banyak yang ‘nongkrong’ di restoran cepat saji, namun dapat dibubarkan dengan tertib. Di sepanjang jalan, masih ada juga yang ‘nongkrong’ di kafe tapi diimbau bubar dengan tertib,” ujarnya.

Kemudian di bilangan Pejaten sudah sepi lancar dan tidak ada yang “nongkrong”. Namun di wilayah Mampang Prapatan ada tempat biliar yang masih ramai pengunjung dapat dihimbau dan bubar dengan tertib. (Ay/Antara)

DISKUSI: