Cegah Penularan COVID-19, Jubir Himbau Masyarakat Tidak Bepergian

0
368

LiputanIslam.com — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian, baik ke kampung halaman maupun ke kota lainnya, karena tidak bepergian diyakini menjadi kunci pemutus rantai penularan COVID-19.

“Ini jadi perhatian kita bersama, menjadikan titik pangkal pencegahan penyakit COVID-19. Tetap tinggal di rumah adalah jawaban yang terbaik, tidak melakukan perjalanan ke manapun. Bukan hanya masalah pulang ke kampung, tetapi juga melakukan perjalanan ke keluarga lain atau ke tempat lain memiliki resiko besar untuk terjadinya penularan,” kata Yuri dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4).

Yuri khawatir perpindahan masyarakat terutama dari kota zona merah COVID-19 ke kampung halaman justru bakal memperparah situasi penularan. Apalagi orang tanpa gejala (OTG) berpotensi tinggi menularkan dan membuat kluster baru.

Ia mendesak agar tetap tinggal di rumah menjadi sebuah keyakinan guna terhindar dari penularan, di samping upaya pencegahan lain seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta tidak menyentuh bagian muka.

“Mari yakini tetap di rumah adalah solusi terbaik untuk menghindarkan diri dari penyakit ini,” kata dia.

Baca juga: Wapres Minta MUI Keluarkan Fatwa Haram Mudik

Potensi OTG menyebabkan penularan virus didasarkan pada statistik masih tingginya angka penularan yang terjadi hingga hari ini. OTG ini adalah mereka yang tidak mengidap gejala COVID-19, namun ternyata positif telah tertular.

“Ini (OTG) menjadi potensi tinggi penularan. Di satu sisi orang tersebut tidak mengalami keluhan, di sisi yang lain banyak masyarakat yang masih belum melaksanakan ketentuan menjaga jarak. Dari hari ke hari inilah yang jadi kekhawatiran kita penularan masih terus terjadi, terus berjalan,” kata dia. (Ay/Antara)

DISKUSI: