Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Cegah ISIS, Kurikulum Sekolah Harus Hilangkan Unsur Kekerasan

Published 10/03/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

persepsi

Jakarta, LiputanIslam.com – Salah satu cara mencegah paham Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berkembang dalam masyarakat terutama pada pemuda di Indonesia, ialah memastikan tak ada unsur kekerasan dalam kurikulum di sekolah, kata Mantan Wakil Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar.

“Kurikulum di sekolah jangan sampai kesusupan soal kekerasan. Pihak Kemenag sejak beberapa waktu lalu sudah menelusuri tak boleh ada bentuk kekerasan dalam buku-buku sekolah, ” ujar Nasaruddin di sela penyelenggaraan Islamic Book Fair (IBF), di Jakarta, seperti dilansir dari AntaraNews.

Kemudian, lanjut Nasaruddin, para ulama juga perlu mengingatkan kalau Islam mengajarkan kedamaian, cinta, bukan kebencian.

“Harus memastikan, jangan sampai ada ajaran kebencian pada paham yang berbeda,” kata dia.

Di samping itu, lanjut Nasaruddin, pemerintah juga diharapkan tak membuat produk-produk yang memicu radikalisme masyarakat Islam di Indonesia.

“Pemerintah jangan membuat produk-produk yang mengundang radikalisme, misalnya legitimasi pornografi dan perjudian. Kalau hal ini sampai terjadi, maka bisa mengundang radikalisme, karena bertentangan dengan Islam,” kata Nasaruddin.

Masih dalam topik yang sama tentang ISIS, ada dugaan 16 WNI yang hilang di Turki berkaitan dengan ISIS. Beberapa menduga bahwa 16 WNI yang hilang tersebut telah bergabung bersama ISIS.

Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa tidak yakin 16 warga Negara Indonesia, yang dikabarkan hilang di Turki beberapa waktu lalu, bergabung dengan kelompok militan gerakan Islam radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

“Saya tidak yakin mereka masuk ISIS, masa membawa anak dan istri, yang benar saja. Pasti bukan itu, mungkin mereka sedang di tempat lain saja,” kata Wapres.

Dia juga meminta jajarannya, dalam hal ini Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Luar Negeri, untuk mencari informasi lengkap terhadap 16 orang itu.

Terkait dugaan sebab hilangnya WNI tersebut karena tergabung dengan kelompok ISIS, Wapres mengatakan Pemerintah Indonesia dengan tegas menolak gerakan itu.

“Namanya dugaan kita tidak bisa, belum bisa mengomentari dugaan itu. Kan belum tentu hilang, bisa saja mereka tur ke mana,” tambahnya. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Timur Tengah

Taliban Tanggapi Klaim Iran Para Pemimpin ISIS Dikirim ke Afghanistan

By Muhammad
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account