Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Tawaran Perdamaian Saudi Tak Ada Artinya Bagi Yaman

Published 24/03/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-Menlu Saudi Faisal bin Farhan mengabarkan tawaran Riyadh untuk mengakhiri perang di Yaman. Tawaran ini tentu saja diapresiasi oleh AS dan para sekutu regional Saudi.

Ansharullah sendiri menegaskan, tak ada hal baru dalam proposal gencatan senjata yang diajukan Saudi. Bahwa Ansharullah menyatakan “tak ada hal baru dalam proposal Saudi,” ini bukanlah sebuah kesimpulan terburu-buru. Proposal ini secara jelas memberi hak kepada Saudi untuk mengontrol penerbangan dan tujuan penerbangan di bandara Sanaa, juga mengawasi aktivitas di pelabuhan Hudaydah.

Dengan kata lain, nadi kehidupan rakyat Yaman akan ada di tangan Saudi dan Riyadh akan memaksakan kehendaknya atas mereka. Ini sama saja dengan mempertahankan blokade atas Yaman. Namun kali ini dalam dikemas dalam ‘UU AS.’

Proposal ini hanya mengesankan Saudi sebagai negara yang (1) menghendaki perdamaian di Yaman, (2) lebih unggul atas Yaman di medan tempur, (3) yang menawarkan gencatan senjata dari ‘niat baik,’ bukan karena terdesak.

Padahal fakta di lapangan berbicara lain. Pertama, Ansharullah di Ma’rib telah mencekik erat leher Saudi. Dengan membebaskan Ma’rib, utara Yaman akan dibersihkan dari keberadaan Saui dan Pasukan Mansour Hadi.

Kedua, selatan Yaman sama sekali tak berminat terhadap keberadaan Pemerintahan Hadi. Hal ini bisa dilihat dari serangan penduduk Aden ke istana Maaashiq, yang membuat PM dan para menteri Pemerintahan Hadi kabur tunggang langgang.

Ketiga, Saudi di saat ini sudah sendirian. Bahkan Bin Zayed, sisa terakhir dalam Koalisi Agresor tidak pernah lagi secara resmi menyatakan keberpihakan kepada Bin Salman di Yaman.

Yang terakhir, argumen Saudi bahwa agresinya ke Yaman demi mendukung Pemerintahan Hadi sudah lama tidak dihiraukan dan tak ada yang menyimaknya lagi di tempat mana pun.

Di saat Saudi sebenarnya tidak memiliki pilihan selain menerima kekalahan dalam 6 tahun perang di Yaman, ia masih saja berusaha meninggalkan medan perang secara ‘bermartabat’ dan meraih hasil, seminimal apa pun itu. Tawaran untuk mengurangi tekanan di bandara Sanaa dan pelabuhan Hudaydah diajukan untuk mendudukkan Ansharullah di meja perundingan. Namun tujuan sebenarnya adalah memberi kesempatan kepada Pasukan Saudi untuk mengambil nafas dan memperbarui kekuatan.

Namun Ansharullah secara tegas memandang Saudi sebagai musuh asing, yang tugasnya hanya meninggalkan Yaman, menghentikan agresi, dan menyerahkan urusan domestik kepada rakyat Yaman.

Beberapa hari lagi, perang Yaman akan memasuki tahun ke-7; perang yang menurut klaim Bin Salman hanya akan berlangsung selama 3 pekan dengan kemenangan di pihak Saudi. (af/alalam)

Baca Juga:

[Infografis] Perjanjian Gencatan Senjata Antara Houthi dan Koalisi Saudi yang Menemui Buntu

Iran: Ansarullah Yaman Menang, Penguasa Saudi Kebingungan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account