Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Sengitnya Reaksi Iran atas Gertakan Israel

Published 16/12/2021 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –  Para petinggi Israel belakangan ini berlomba mengumbar ancaman agresi besar-besaran terhadap Iran untuk menghancurkan fasilitas nuklir negara republik Islam ini, baik yang di permukaaan maupun di bawah tanah. Ancaman itu meluncur mulai dari mulut Perdana Menteri Naftali Bennett hingga mulut Menteri Pertahanan Benny Gantz dan kemudian Kepala Staf Pasukan Pertahanan Islam (IDF) Aviv Kochavi. Tujuannya ialah menyelamatkan pamor Amerika Serikat (AS) dan menggertak Iran agar memberikan konsesi-konsesi yang dapat memulihkan perjanjian nuklir.

Ancaman yang paling spektakuler diumbar oleh Direktur Badan Intelijen Israel MOSSAD, Jenderal David Barnea. Dia bersumbar bahwa dengan resiko apapun Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki bom nuklir. Gertakan ini mengingatkan orang pada sesumbar Adel Al-Jubeir, menteri luar negeri Arab Saudi pada enam  tahun silam, bahwa presiden Suriah Bashar Al-Assad “harus meninggalkan kekuasaan, secara damai ataupun perang”. Dan nyatanya, Al-Assad sampai sekarang tetap tegar sebagai orang nomor wahid Suriah.

Jet tempur Israel memang pernah berhasil menyerang dan menghancurkan Reaktor Tammuz Irak pada tahun 1981, dan Reaktor Al-Walid atau Al-Nutfah yang sedang dibangun di bawah pengawasan para konsultan Korut di lokasi dekat Deir Ezzor pada tahun 2007. Tapi mengulangi keberhasilan serupa terhadap Iran dengan sekali serang adalah pekerjaan yang mustahil, sebab fasilitas nuklir Iran tak terbatas di satu lokasi, melainkan di banyak tempat dan sporadis sehingga memerlukan beberapa kali serangan.

Bocoran dari media Barat menyebutkan dua kabar krusial sebagai berikut;

Pertama, MOSSAD berhasil memasang perangkat penyadap suara di ruang perundingan nuklir Wina babak pertama yang dimulai pada tahun 2012 di era keperesidenan Barack Obama. Hal ini membuat Israel mengetahui alur negosiasi nuklir Iran di semua tahapnya. Bocoran ini belum terverifikasi.

Kedua, pemerintahan Presiden AS Joe Biden menolak permohonan Israel untuk mendapatkan senjata “Induk Semua Bom” (Mother of All Bombs/MOAB) yang berbobot sekira 11 ton serta pesawat raksasa jenis B2 yang dapat membawa bom itu. Daya rusak bom itu dianggap dapat menjangkau fasilitas nuklir Iran di bawah tanah. Karena itu, Gantz dan Barnea kembali ke AS untuk mendesak Washington agar menabuh genderang perang terhadap Iran jika perundingan nuklir di Wina kandas.

Serangan udara Israel, seberapapun jumlahnya, alih-alih dapat menghentikan proyek nuklir Iran justru akan berbuah kontraduktif dan petaka kehancuran reaktor nuklir Dimona di sahara Negev, Israel (Palestina pendudukan 1948). Sebab, serangan udara itu tak akan dibiarkan tanpa balasan dari Iran sejak detik-detik awal setelah Israel melepaskan bom pertamanya di Iran.

Reaktor nuklir Dimona tak perlu lebih dari satu rudal presisi Iran untuk hancur lebur. Reaktor Dimona tak seperti reaktor-reaktor Iran semisal Reaktor Fordow yang tersembunyi di kedalaman ribuan meter di bawah gunung.

Selain itu, reaktor-reaktor Iran adalah buatan lokal, bukan didatangkan dari luar, dan dibentengi dengan sangat kuat. Karena membuat sendiri maka Iran juga dapat membuatnya lagi dalam hitungan minggu atau bulan.

Menanggapi gertakan Israel, Wakil Komandan Umum Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Laksamana Ali Fadavi menegaskan, “Pasukan Iran siap membalas dan meratakan Israel dengan tanah jika menyerang Iran.” Jauh hari sebelumnya, Ketua Komisi Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani bersumbar, “Jet-jet tempur Israel bisa jadi akan berhasil melancarkan serangan ke fasilitas Iran, tapi tak akan bisa kembali akibat satu faktor sederhana, yaitu tak akan menemukan lagi bandara atau pangkalan udara militer untuk mendarat.”

Tak hanya pemberani, Iran juga sangat cerdik dan berpengalaman dalam menghadapi menghadapi segala tantangan. Karena itu pula,  tak aneh jika beberapa sekutu AS di Teluk Persia berdatangan ke Teheran untuk menjulurkan tangan kompromi dan perdamaian. Dan Iran yakin akan dapat menghancurkan Israel jika kaum Zionis mencoba menyulut perang. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Tanggapi Statemen GCC, Iran Nyatakan Tak Akan Menolerir Intervensi terhadap Proyek Nuklirnya

Pakar Israel: Israel Tak Sanggup Mencegah Iran Menjadi Negara Nuklir

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account