Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Saat Seorang Dubes Bongkar Dusta Bin Zayed

Published 02/10/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-PM Israel Benyamin Netanyahu dalam pidato kampanyenya mengatakan,”Israel berencana mencaplok tanah-tanah di Tepi Barat, yang pemukiman telah dibangun di sana.”

Segera setelahnya, Dubes AS untuk Israel, David Friedman menimpali dengan berkata,”Israel berhak memiliki sebagian dari Tepi Barat.”

Statemen ini tidak dilontarkan secara kebetulan, atau untuk basa basi belaka. Sangat jelas bahwa sejak Donald Trump menjadi Presiden AS, Washington telah membuka kedoknya sebagai “mediator,” yang sudah lama diklaimnya. Kini AS sudah menjadi salah satu pihak dalam konflik Palestina-Israel. Bahkan, AS melangkah lebih jauh dari itu, sehingga ungkapan “lebih Katolik daripada Paus” berlaku atasnya.

Guna menganaliisis secara lebih baik sikap-sikap yang diambil usai digulirkannya isu aneksasi, sebaiknya kita melihat inti permasalahannya.

Saat Israel mengumumkan akan menangguhkan rencana aneksasi, kita semua tahu bahwa trik ini adalah bagian dari permainan berkelanjutan AS dan Israel untuk menjalankan rencana dengan kerugian seminimal mungkin.

Washington dan Tel Aviv menunda proses aneksasi demi melaksanakan proyek lain di jalur ini dengan biaya dan kesulitan yang lebih sedikit. Sebab itu, mereka langsung menggulirkan masalah normalisasi hubungan, hingga akhirnya menarik UEA dan Bahrain untuk berkompromi.

Dua negara Arab ini berusaha menjustifikasi normalisasi dengan mengaitkannya pada aneksasi. Mereka mengklaim, rencana aneksasi telah dibatalkan berkat kesepakatan damai dengan Rezim Zionis. Namun, tak satu pun yang memercayainya.

Pada hakikatnya, aneksasi sama sekali tak disebut dalam kesepakatan hina yang ditandatangani di Gedung Putih. Bahkan, isu Palestina pun nyaris tak disinggung. Nama Palestina hanya disebut satu kali, yang akan lebih baik andai tak disebutkan sama sekali. Dalam kesepakatan itu dinyatakan bahwa “satu-satunya solusi untuk isu Palestina adalah perundingan.”

Dengan demikian, sejak awal sudah diketahui bahwa UEA berbohong. Statemen Friedman dalam wawancara dengan Radio Israel secara gamblang membongkar dusta Abu Dhabi. Dubes AS ini secara jelas menegaskan, aneksasi tidak dibatalkan dan hanya ditunda hingga satu tahun ke depan.

Netanyahu sepulangnya dari Washington menandatangani rencana pembangunan 5 ribu unit rumah di pemukiman, dengan tangan yang digunakannya untuk menandatangani kesepakatan kompromi.

Semua ini membuktikan bahwa kesepakatan normalisasi hanya berguna bagi Israel dan rezim-rezim Arab yang berupaya menjaga takhta mereka. Satu-satunya hasil kesepakatan ini bagi Palestina adalah kian termotivasinya Rezim Zionis untuk melanggar hak-hak rakyat Palestina.

Orang-orang Palestina tahu benar bahwa aneksasi hanya bisa dihentikan dengan perlawanan dan perjuangan. Lebih penting dari itu adalah menjaga persatuan dan soliditas serta menempuh jalan ini bersama-sama. (af/alalam)

Baca Juga:

WSJ: Sepeninggal Emir, Kuwait Mendapat Tekanan agar Menormalisasi Hubungan dengan Israel

Pejabat Iran Sebut Yang Berkhianat Hanya Abu Dhabi, Bukan Bagian Lain UEA

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account