Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Komandan CENTCOM Dikte Agenda Perbincangan PM Irak dan Trump

Published 14/08/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-PM Irak berencana akan melawat ke Washington pada 20 Agustus nanti. Meski demikian, pernyataan Komandan CENTCOM Kenneth McKenzie pada Rabu (12/8) seolah telah menggariskan apa yang mesti dibicarakan Mustafa al-Kadhimi dalam pertemuan dengan Donald Trump.

Salah satu janji kampanye pilpres Trump adalah memulangkan Tentara AS dari Timur Tengah. Janji ini belum dipenuhi dan menyebabkan Tentara AS, juga rakyat di Kawasan, mengalami kerugian besar. Kendati demikian, McKenzie mengabarkan bahwa AS akan tetap bertahan di Suriah dan Irak untuk jangka panjang dan belum ditentukan.

McKenzie berdalih, keputusan ini diambil demi menghadapi terorisme, terutama “mencegah pengaruh Iran di Irak.” Dia juga berkata, kemungkinan AS akan mengurangi serdadunya dari 5000 ke 3500 orang.

Ada sejumlah poin yang menarik perhatian dalam statemen McKenzie ini:

1) Janji pengurangan pasukan dilontarkan untuk ‘mewujudkan’ janji kampanye Trump 4 tahun lalu. Tentu ini bertujuan untuk menarik simpati para pemilih menjelang Pilpres AS November mendatang.

2) Jumlah personel AS di Irak yang sebenarnya, baik itu militer, keamanan, ekonomi, dan sebagainya, diprediksi mencapai lebih dari 20 ribu orang.

3) McKenzie menggantungkan rencana pengurangan Tentara AS ke masa mendatang. Artinya, janji ini bergantung pada output pertemuan al-Kadhimi dan Trump.

4) Dengan menggulirkan isu bernama “pengaruh Iran di Irak” dan menyebutnya sebagai hal berbahaya, McKenzie berusaha menjalankan kebijakan lama Iranophobia, terutama di Irak dan Suriah. Padahal, dengan ini secara tak sadar ia telah mengakui kegagalan kebijakan Trump di hadapan kekuatan regional Iran. Dan di sisi lain, mengakui kredibilitas Poros Perlawanan di Kawasan dan soliditas rakyat Iran, Irak, dan Suriah.

Dengan melihat statemen McKenzie, masalah perundingan strategis Irak-AS menghadapi sejumlah pertanyaan serius. Keluarnya Tentara AS dari Irak akan diragukan, ketika AS menyatakan syaratnya adalah “pulihnya situasi keamanan di Irak.”

AS tak berniat keluar dari Irak selama sumur-sumur minyak di negara itu masih beroperasi. Trump dan selainnya tidak akan meninggalkan Irak sampai Poros Perlawanan menghentikan perjuangannya. Washington tak akan membiarkan Irak sampai Baghdad berpisah dengan Poros Perlawanan.

Meski demikian, pada akhirnya nanti, AS akan terpaksa meninggalkan Irak. Di lain pihak, persahabatan Iran dan Irak, yang sudah terjalin selama berabad-abad, akan menjadi lebih erat dan kuat. (af/alalam)

Baca Juga:

Dua Perwiranya Tewas, Irak Kerahkan Pasukan Bersenjata Berat ke Perbatasannya dengan Turki

Dubes Iran untuk Venezuela Bantah Klaim Soal Penahanan Tanker Iran

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account