Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kenapa Saudi dan UEA Ingin Mempertahankan Permusuhan Iran vs AS?

Published 27/02/2021 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-Majalah Foreign Policy (FP) dalam laporannya membahas tuntutan berlebihan Saudi dan UEA untuk terlibat dalam perundingan mendatang antara AS dan Iran. Menurut media AS ini, alih-alih ingin menyelesaikan perseteruan Teheran-Washington, kedua negara ini justru ingin melanggengkannya.

“Tepat di saat Joe Biden bicara soal pemulihan JCPOA, Saudi dan UEA (yang merupakan dua dari tiga pemerintah di dunia, selain Israel, yang menentang JCPOA) bersikeras untuk dilibatkan dalam perundingan soal masa depan perjanjian ini. Mereka beralasan bahwa kesepakatan nuklir tidak mencakup kebijakan-kebijakan regional,”tulis FP.

“Namun sebenarnya, Saudi dan UEA tidak berminat untuk memperkuat JCPOA, tapi malah ingin mempertahankan permusuhan antara Teheran dan Washington. Di masa ketika perundingan, yang berujung pada JCPOA, tengah berlangsung, dua negara ini adalah para perusak yang bukan hanya tidak berusaha melenyapkan permusuhan, tapi justru melanggengkannya. Dengan perbuatan ini, mereka ingin memastikan partisipasi aktif AS di Kawasan untuk melindungi kepentingannya.”

“Jika Presiden Biden ingin Saudi dan UEA menjadi sekutu berguna untuk AS, ia mesti mengubah prioritas-prioritas dua negara ini,”tandas FP.

“Hari ini, Saudi, UEA, dan Israel berargumen bahwa kesepakatan nuklir 2015 seharusnya mencakup isu-isu regional. Padahal saat kesepakatan ini sedang dirundingkan, Saudi dan UEA ngotot agar Pemerintah Obama tidak membahas masalah-masalah regional saat berdialog dengan Iran. Israel juga menentang agenda perundingan melampaui berkas nuklir Iran, sebab khawatir ini akan mendorong Washington untuk berkompromi dalam masalah nuklir sebagai imbalan atas keuntungan regional,”lanjut FP.

Namun sekarang, tiga pemerintahan ini menentang JCPOA dan mengklaim bahwa cacat utama perjanjian ini adalah keterbatasannya.

Di lain pihak, Saudi, UEA, dan Israel sangat gembira terhadap kebijakan-kebijakan Trump atas Iran. Mereka berpikir bahwa tindakan-tindakan ini membuahkan hasil.

FP menulis, Tekanan Maksimum dipandang Saudi sebagai langkah yang berhasil, sebab sanksi-sanksi akan melanggengkan permusuhan Iran-AS. Selama keduanya saling memusuhi, AS akan tetap mempertahankan komitmen militernya di Kawasan.

Pada hakikatnya, ini merupakan payung pengaman bagi Saudi, UEA, dan Israel yang sangat diandalkan mereka. Selain itu, selama AS berusaha membendung pengaruh politik dan melemahkan ekonomi Iran, keseimbangan regional akan memihak kepada mereka.

Mengingat bahwa tiga pemerintahan ini berupaya membuat Iran-AS tetap bermusuhan, maka pelibatan mereka dalam perundingan baru nuklir adalah sebuah kekeliruan destruktif, sebab akan menyebabkan berakhirnya diplomasi.

Menurut FP, keberhasilan diplomasi regional, baik yang berujung pada perdamaian dan berkurangnya pembelian senjata dari AS, atau penarikan Tentara AS dari Kawasan, semua ini bukan cakrawala yang menarik bagi para penguasa Saudi dan UEA.

Selain itu, saat ini keterlibatan mendalam AS di Teluk Persia sudah mulai dipertanyakan di Washington dan tak lagi mendapat sambutan rakyat AS. Menlu AS Antony Blinken dan Menhan AS Llyod Austin dalam waktu dekat ini akan memublikasikan sebuah kajian kondisi dunia, yang akan menunjukkan bahwa urgensi strategis Teluk Persia sudah berkurang secara signifikan dan biaya besar dominasi militer di kawasan itu sudah tidak bisa lagi dijustifikasi. (af/alalam)

Baca Juga:

AL Iran: Keberadaan Kami di Perairan Internasional Kandaskan Konspirasi Musuh

 Iran Ungkap Drone Besar Baru Buatannya, Berjarak Tempuh 3.000 Kilometer

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account