Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kenapa Netanyahu Tergesa-gesa Jalankan Rencana Aneksasi Tepi Barat?

Published 19/06/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-Meski banyak pihak, bahkan dari dalam negeri Israel sendiri, yang menentang rencana aneksasi Tepi Barat, namun Benyamin Netanyahu tetap bersikeras untuk menjalankan rencana tersebut sesegera mungkin.

Alasan kenapa Netanyahu ngotot untuk mencaplok Tepi Barat bisa ditemukan di Washington.

Bagi Netanyahu, Pemerintahan Donald Trump adalah salah satu satu elemen terpenting untuk menyukseskan aneksasi. Sebab, setelah 3 November nanti, dia tidak bisa yakin apakah Trump masih bertahan di Gedung Putih.

Selain itu, saat ini Trump menghadapi krisis ekonomis serius, pandemi Corona, dan unjuk rasa antirasisme di AS. Sebab itu, Netanyahu tak punya cara selain lebih serius mencari dukungan dari kaum Evangelist radikal.

Demi mendapat simpati Washington, Netanyahu bahkan rela menyingkirkan korporasi China dari proyek pengembangan pembangkit listrik Israel. Padahal dalam beberapa tahun terakhir, China adalah salah satu investor terpenting di Israel, terutama di bidang infrastruktur.

Benar bahwa AS melayangkan kritik, meski lunak, terhadap Tel Aviv atas rencana aneksasi. Namun penentangan ini tidak bersifat fundamental. Buktinya adalah pembentukan sebuah komite yang terdiri dari wakil-wakil AS dan Israel, yang tugasnya merancang cara pelaksanaan aneksasi.

Meski tidak ada kabar soal aktivitas komite ini di media, namun dari satu hal ini saja bisa disimpulkan bahwa tidak ada penentangan serius dari pihak AS. Apalagi Menlu AS Mike Pompeo juga mengatakan, keputusan final terkait aneksasi ada di tangan Israel.

Selain itu, kemungkinan besar Netanyahu mengetahui goyahnya posisi Trump di mata opini umum masyarakat AS. Info ini bisa ia peroleh dari lobi-lobi Zionis yang dimilikinya. Inilah yang mendorong Netanyahu untuk mewujudkan rencananya lebih cepat.

Ada satu pertanyaan mencuat di sini; jika diasumsikan bahwa Joe Biden akan memenangkan Pilpres AS, apakah situasi akan berbalik merugikan Netanyahu?

Jawabannya tidak.

Hingga kini, Biden tak pernah menunjukkan sikap jelas terkait rencana aneksasi. Bahkan sikapnya terkait pemindahan Kedubes AS ke Quds juga sangat lunak dan berhati-hati. Dia hanya mengisyaratkan akan membuka kembali Konsultas AS di kawasan Quds Timur.

Pada tahun 2009, Barrack Obama, yang juga berasal dari Demokrat, tidak mengambil sikap serius atas serangan Israel ke Gaza, yang menewaskan hampir 1200 warga Palestina.

Sebab itu, Netanyahu bisa merasa yakin bahwa meski nanti Trump kalah, peluangnya untuk berunding masih ada. Meski dalam perundingan itu, posisinya tidak begitu kuat, namun dia bisa yakin bahwa ia berpeluang untuk menjaga capaian-capaiannya di masa pemerintahan Trump.

Tiada keraguan bahwa satu-satunya cara untuk melawan Rezim Zionis adalah jalur yang ditempur Hamas dan Jihad Islami di Gaza. Kendati PNA secara lahiriah memutus hubungan dengan Tel Aviv, namun tampaknya kita tidak akan menyaksikan langkah-langkah lebih serius dari pemerintahan Mahmoud Abbas.

Tindakan paling serius yang bisa dilakukan Palestina saat ini adalah mengorganisasi perlawanan bersenjata, yang prosesnya sudah dimulai di Tepi Barat. Faktor ini pula menebar keraguan dan kebimbangan pada diri Otoritas Keamanan Israel terkait implementasi aneksasi. (af/fars)

Baca Juga:

Palestina Puji Tanggapan Jaksa ICC Terkait Rencana Aneksasi Israel di Tepi Barat

Palestina Kembali Dicaplok, Indonesia dan Rusia Kecam Keras Israel

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account