Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Bisakah UU Caesar Menebus Kegagalan AS di Suriah?

Published 17/06/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Damaskus,LiputanIslam.com-UU Caesar yang bertujuan menjatuhkan sanksi berat atas Suriah akan diaktifkan mulai hari ini, Rabu 17 Juni 2020.

Berdasarkan UU Caesar, semua sektor keuangan, ekonomi, dan perbankan Suriah akan tercakup oleh sanksi AS. Washington berharap, kondisi ekonomi Suriah akan terkunci mulai hari ini.

Namun, kenaikan nilai tukar lira Suriah di hadapan dolar AS dalam beberapa hari terakhir menunjukkan, Suriah sukses melewati dampak psikologis dari sanksi ini.

UU Caesar menjadikan proyek rekonstruksi Suriah sebagai target utamanya. Pada hakikatnya, dengan memberlakukan UU ini, AS secara resmi mengakui kekalahannya dalam perang selama 9 tahun di Suriah.

Melalui UU Caesar, AS berniat membalas dendam kepada rakyat Suriah yang tetap loyal kepada pemerintah mereka, juga demi memicu kerusuhan akibat krisis penghidupan di negara tesebut. Washington berencana menggoyahkan fondasi Pemerintah Suriah dengan cara ini.

Pengaturan waktu dalam pemberlakuan UU Caesar juga patut diperhatikan. 90 hari setelah diaktifkannya UU ini, Kemenkeu AS akan terjun dan memberikan laporan“dugaan pencucian uang”di Bank Pusat Suriah. Setelah itu, AS akan menembakkan peluru terakhirnya ke Bank Pusat negara tersebut.

Meski sudah jelas bahwa Bank Pusat Suriah akan dituduh melakukan pencucian uang, yang perlu dicermati adalah tenggat waktu 90 hari akan berakhir saat puncak kampanye pilpres Donald Trump. Artinya, dengan cara ini Trump berusaha memanfaatkan kebijakan luar negeri ini demi keuntungan kampanyenya.

Berdasarkan UU Caesar, semua individu, kelompok, atau negara yang mendukung Suriah tak akan aman dari ‘amarah’AS. Namun, efektivitas UU ini untuk mewujudkan harapan Trump layak diragukan. Salah satu alasannya adalah, UU ini sangat mirip dengan sanksi-sanksi AS atas Iran, dan telah terbukti bahwa sanksi Washington itu gagal membuat Teheran tunduk. (af/alalam)

Baca Juga:

Nasrallah: Kalah Perang di Suriah, AS Jadikan “UU Caesar” Senjata Pamungkas

Mantan Presiden Lebanon: Suriah akan Keluar dari Ujian “Hukum Caesar” dengan Kepala Tegak

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account