Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Wahai Kaum Muslimin, Bersatulah!

Published 05/01/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

bersatuOtong Sulaeman

Dalam sejarahnya, kaum Muslimin berkali-kali mendapatkan ujian berupa ancaman perpecahan. Bahkan di awal perkembangan agama Islam, ketika Rasul yang mulia masih hidup, dua kabilah utama di Madinah yaitu Aus dan Khazraj pernah saling menghunus pedang dan siap menumpahkan darah. Khusus untuk peristiwa itu, turunlah ayat 103 dari surah Ali Imran:

“Berpegang teguhlah kalian semua kepada tali Allah, dan janganlah bercerai berai. Ingatlah nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu bermusuh-musuhan, lalu Allah mempersatukan hati kalian. Lalu karena ni’mat Allah itu, kalian menjadi orang-orang yang bersaudara.”

Tentu saja, sebagaimana ayat-ayat Alquran lainnya, ayat inipun kemudian tidak hanya ditujukan kepada kedua kabilah dan di waktu itu saja. Ayat ini berlaku bagi seluruh ummat Islam sepanjang zaman. Pada dasarnya, perpecahan selalu memiliki pola yang sama. Perpecahan itu ada yang membuatnya, dan karenanya harus dilawan. Perpecahan biasanya menjadi komoditas musuh yang harus dilenyapkan.

Tak seorang ulama pun yang membantah bahwa perintah bersatu pada ayat 103 surat Ali Imran itu hukumnya wajib. Bahkan, nilai wajibnya menjadi semakin tinggi mengingat perintah untuk berpegang teguh kepada tali Allah (wa’tashimuu bi hablillah) langsung disusul dengan larangan tegas untuk bercerai-berai (wa laa tafarraquu). Sangat jarang sebuah perintah dalam Al Quran disampaikan dengan redaksi dua kalimat berturut-turut: perintah melakukannya dan larangan untuk melakukan hal sebaliknya.

Agar bisa mengimplementasikan kewajiban itu, ummat Islam bukannya tidak punya peluang. Berkat rahmat Allah yang Mahakasih, kita sebenarnya punya modal yang sangat besar, yang beberapa di antaranya tidak dimiliki oleh kelompok agama besar lainnya. Pertama, seluruh mazhab dan kelompok di dalam Islam memiliki prinsip dan rukun iman atau aqidah yang sama, seperti kepercayaan kepada tauhid, kenabian, kitab suci, dan hari akhir. Selain itu, mereka juga meyakini hal-hal yang sama menyangkut rukun Islam. Semua sepakat tentang wajibnya shalat, zakat, puasa, haji, berjihad, dan sebagainya. Semua kelompok juga sepakat tentang haramnya berzina, minum khamar, mencuri, dan sebagainya

Ummat Islam dari beragam golongan ini melaksanakan tata-cara beribadah dengan aturan yang secara umum sama. Contohnya adalah haji. Tidak ada satupun kelompok atau madzhab yang punya pendapat bahwa untuk berhaji kita diperbolehkan melaksanakannya di tempat selain Mekah. Juga shalat, semua sepakat bahwa shalat itu menghadap kiblat (Ka’bah).

Hal lain yang mempersatukan ummat Islam adalah yang terkait dengan ajaran akhlak. Semua kelompok dan madzhab sepakat bahwa rendah hati, bertutur sopan, dan peduli terhadap sesama adalah ajaran agama. Tidak ada satupun kelompok yang memiliki keyakinan sebaliknya.

Yang juga sangat menakjubkan adalah kecintaan ummat Islam dari beragam golongan dan kelompok ini kepada Rasulullah. Jarak dan waktu yang berbeda jauh dengan Rasul tak mengurangi sedikitpun tingkat kecintaan seluruh ummat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Nama itu sedemikian agung dan sakral. Sedikit saja penghinaan kepada beliau akan menorehkan luka di hati secara massal di kalangan ummat Islam. Seluruh ummat Islam dipersatukan dengan cinta kepada Baginda Nabi.

Kini, hari lahir Nabi telah tiba. Perbedaan pendapat mengenai tanggal lahirnya beliau (ada yang menyebut tanggal 12, sedangkan sebagian menyebutnya tanggal 17 Rabiul Awwal) sama sekali tidak menjadi halangan bagi ummat Islam untuk merayakan hari lahir manusia mulia ini dengan antusiasme yang tak pernah lekang ditelan zaman. Bahkan, di beberapa tempat dunia, perbedaan ini melahirkan ide untuk menggelar Pekan Persatuan Ummat Islam.

Wahai kaum Muslimin sedunia, di hari peringatan hari lahir Baginda Nabi ini, bersatulah! (editorial/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account