Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Pasca Kekalahan ISIS: Akibat Jihad Palsu

Published 12/07/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Berbagai berita yang terkait dengan perkembangan terakhir di Irak dan Suriah menyebutkan bahwa gerakan bernama ISIS, monster yang menjadi mimpi buruk bagi dunia, kini sedang menghitung waktu menunggu ajal. Mosul, kota tempat pendeklarasian ISIS oleh Abu Bakar Al-Baghdadi, sudah direbut kembali oleh tentara Irak yang dibantu oleh milisi rakyat pro pemerintah. Demikian juga dengan kota Raqqa di Suriah yang selama ini menjadi basis utama ISIS, kini sudah direbut tentara dan rakyat Suriah. Bahkan, Abu Bakar Al-Baghdadi dikabarkan telah tewas, menyusul tewasnya puluhan komandan ISIS dalam berbagai aksi penyerangan.

Tiga tahun lamanya Dunia harus menyaksikan tragedi sangat dahsyat ini. Suriah dan Irak (bagian utara) luluh lantak. Berbagai infrastruktur hancur. Puluhan ribu orang meregang nyawa secara sia-sia. Sebagiannya dibunuh dengan cara yang amat keji: disembelih, dibakar, atau diledakkan. Ratusan ribu orang terpaksa mengungsi, mencari tempat kehidupan yang layak. Sebagian perempuan menjadi budak seks. Dan masih banyak tragedi memilukan lainnya.

Sangat miris bagi kita, manakala kita menyadari bahwa semua tragedi itu dipicu oleh fitnah dan kebohongan. Beragam kebohongan ditebar dengan sangat masif. Dikatakan bahwa Bashar Assad dan pemerintahan Irak adalah rezim-rezim Syiah yang menindas orang-orang Sunni. Berbagai foto dan video hoax disebarkan, hingga membangkitkan “solidaritas dan emosi palsu”. Lalu, puluhan ribu orang (ratusan orang di antaranya berasal dari Indonesia) pergi ke Suriah untuk kemudian terlibat dalam gerakan “jihad palsu”. Para “mujahidin palsu” itulah yang kemudian menciptakan tragedi mahadahsyat di era modern.

Islam sebenarnya sudah lama mengingatkan soal tragedi yang bisa muncul jika ummat ini tidak berhati-hati terhadap isu palsu. Ayat Al-Quran tentang masalah ini juga sangat populer: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kalian tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum, karena kebodohan kalian, yang menyebabkan kalian menyesal atas perbuatan kalian itu”. [Al Hujurat: 6].

Entah kenapa, untuk kasus Suriah ini, kehati-hatian sepertinya hilang lenyap di udara. Yang ada malah hiruk-pikuk dan euforia jihad yang penuh dengan kepalsuan.

Tentulah sebuah kebodohan jika tragedi yang memilukan ini tidak menjadi bahan renungan bagi kita semua. Khusus bagi mereka yang selama ini ikut terpengaruh atau terlibat dengan kebohongan dan kebodohan jihad palsu ini, bertobatlah. Dosa yang kalian lakukan sudah teramat sangat jelas. Jika kalian meneruskan dosa ini, azab dunia dan akhirat siap menanti. Jika kalian bertobat dengan cara yang benar, ada harapan Allah akan menerimanya. Wallahu a’lam. (ot/editorial/liputanIslam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Timur Tengah

Taliban Tanggapi Klaim Iran Para Pemimpin ISIS Dikirim ke Afghanistan

By Muhammad
Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Timur Tengah

Bom Meledak di Kabul, Sedikitnya Enam Orang Tewas

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account