Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Musibah Besar Akibat Ulah Orang Fasik

Published 31/01/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

fasiqEDITORIAL–Secara etimologis, fasik (fisq) bermakna ‘keluar’. Sementara itu, secara terminologis, para ulama mendefinisikan fasik (fasiq) sebagai orang yang cenderung untuk keluar dari rel kebenaran. Jadi, fasik itu adalah masalah reputasi dalam kegemaran bertindak buruk.

Masalah fasik ini penting untuk diperhatikan mengingat adanya peringatan dari Allah SWT tentang bahaya besar yang bisa ditimbulkan orang fasik. “Jangan sampai kalian timpakan bencana atas suatu kaum, lalu kalian menyesal atasnya,” begitu firman Allah SWT di dalam Al Hujurat ayat 6. Ya, bencana besar bisa saja terjadi menimpa suatu kelompok masyarakat gara-gara kabar yang dihembuskan orang-orang fasik, dan kabar itu ditelan mentah-mentah tanpa verifikasi.

Inilah yang sedang terjadi di sebuah tempat nun jauh di sana, di negeri yang dulunya disebut Syam. Prahara dahsyat melanda negeri ini. Hanya kurang dari tiga tahun, jumlah yang tewas akibat perang menembus angka 100.000 jiwa. Orang yang terusir dan menjadi pengungsi sudah mencapai angka jutaan. Kerugian materi entah berapa milyar Dollar. Bangunan dan tempat bersejarah luluh lantak. Jelas ini adalah musibah yang sangat besar. Tragedi di negeri tersebut diyakini sebagai yang terbesar pasca era perang dingin. Bagaimana bisa begitu?

Awalnya adalah berita tentang pembantaian yang dilakukan rezim yang berkuasa. Lalu, terjadi kapitalisasi pemberitaan. Tiap saat opini publik dijejali dengan narasi kekejaman sang penguasa. Puluhan ribu muslim berdatangan dari berbagai penjuru dunia, mengira tengah berjihad. Lalu, terjadilah pembiaran atas segala macam aksi kekerasan, asal tujuan kekerasan itu memang ‘mulia’: menggulingkan penguasa yang kejam dan sesat.

Perlahan namun pasti, pemicu semua tragedi itu terungkap. Berbagai berita yang disampaikan mengenai kekejaman penguasa ternyata hanya isapan jempol. Foto-foto direkayasa, video dimanipulasi, dan pernyataan diselewengkan. Perilaku para penyebar berita itu sudah jatuh ke dalam kefasikan; karena mereka tidak pernah jera mengumbar kebohongan publik, meskipun sudah berkali-kali ketahuan.

Firman Tuhan tak mungkin keliru. Musibah yang menimpa bangsa itu memang akibat ulah sebagian besar muslim yang enggan memverifikasi berita yang disampaikan orang fasik. Kini, rasa sesal mulai menyergap dada. Ketidakpedulian Dunia Islam terhadap aksi-aksi pembantaian berharga sangat mahal. Kalaupun ada yang belum merasa menyesal, yakinlah bahwa seiring dengan semakin terkuaknya kebohongan, perasaan itu akan terus menghantui. Entah bagaimana pertanggungjawabannya kelak di hadapan Allah di hari kiamat kelak.(liputanislam.com)
 
 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account